Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyebut populasi sapi di kabupaten tersebut  masih cukup melimpah, sehingga sangat mendukung program ketahanan pangan sektor peternakan.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, di Kediri, Selasa mengatakan populasi sapi di Kabupaten Kediri menunjukkan tren membaik. Pada tahun 2025 populasi sapi tercatat 216.886 ekor, naik dari tahun 2024 yang tercatat 214.715 ekor.

"Dengan populasi sapi yang mencapai ratusan ribu ini, untuk menopang program ketahanan pangan sektor peternakan tidak boleh sampai lumpuh," katanya.

Pihaknya mengatakan, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sempat membuat pemerintah daerah harus melakukan penutupan pasar hewan.

Namun, pemerintah terus berupaya mencegah penyebarannya termasuk dengan penyediaan vaksin untuk ternak, guna mencegah terjadinya wabah penyakit pada hewan ternak.

Pihaknya juga menilai sektor peternakan tidak hanya fokus pada mereka yang punya bidang peternakan dengan kapasitas besar, tapi juga banyak masyarakat yang budi daya ternak.

Untuk itu, pemerintah juga sangat mendukung sektor peternakan di Kabupaten Kediri, sehingga populasi pun tetap terjaga.

"Sektor peternakan ini tidak melulu orang yang bergerak di bidang peternakan tapi bisa dilakukan secara otodidak atau yang punya kemampuan sungguh-sungguh. Ulet dan telaten kata kuncinya," kata dia.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan sektor peternakan di kabupaten ini masih cukup melimpah hingga lebih dari 216 ribu ekor untuk sapi.

Peternakan itu ada yang menjadi usaha keluarga maupun usaha sampingan. Namun, usaha itu juga mampu menopang keluarga.

"Ini menjadi sinyal bahwa peternakan di Kabupaten Kediri masih menjadi faktor salah satu usaha yang bisa menopang perekonomian di masing-masing keluarga. Meskipun dengan pola apa ya, budi daya yang berbeda-beda," kata dia.

Terkait dengan kebutuhan untuk Lebaran Idul Adha 2026, pihaknya menilai dengan populasi yang ada tentunya stok juga sangat mencukupi.

Ketersediaan ternak kurban di Kabupaten Kediri masih melimpah yakni untuk sapi hingga 12.783 ekor, untuk kambing 46.742 ekor, dan domba ada 6.800 ekor, sehingga total mencapai 66.325 ekor.

Sedangkan untuk tingkat kebutuhan ternak kurban sapi kurang lebih 1.420 ekor, kambing dan domba 23.000 ekor. Sehingga total kebutuhan dalam Lebaran Idul Adha 2026 ini diperkirakan mencapai 24.420 ekor.

Pihaknya menyebut dengan itu terjadi surplus ternak. Untuk sapi, surplus mencapai 11.363 ekor, kambing dan domba mengalami surplus sebesar 30.542 ekor.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026