Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berkoordinasi dengan Pemkab Nganjuk serta Jombang terkait rencana pembangunan Flyover Mengkreng guna mengatasi kemacetan arus lalu lintas.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan di Simpang Tiga Mengkreng berada di antara wilayah Kabupaten Kediri, Nganjuk dan Jombang. Daerah itu lalulintasnya padat dan langganan terjadi kemacetan terutama saat musim mudik lebaran.
"Kami rembugan bahwa Simpang Mengkreng ini kan menjadi satu titik kemacetan tiga besar di Indonesia," kata Bupati usai bertemu dengan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Bupati Jombang Warsubi di Simpang Tiga Mengkreng, Kediri, Rabu.
Ia mengatakan penanganan kemacetan di Simpang Tiga Mengkreng tersebut juga masuk dalam rencana strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Pada lokasi tersebut rencananya akan dibangun flyover atau jalan layang.
Dirinya ingin melalui pertemuan antar-tiga kepala daerah tersebut nantinya diperoleh kesepakatan bersama dalam penanganan kemacetan.
Bupati menambahkan pascapertemuan bersama tersebut, pihaknya segera mengkomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Tidak menutup kemungkinan kami bertiga akan sowan ke Bu Gub (Gubernur Khofifah Indar Parawansa) lalu lanjut ke Kementerian PU," kata Mas Dhito, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi mengatakan Simpang Tiga Mengkreng diketahui termasuk salah satu titik macet, terlebih lagi saat mudik Lebaran.
Pihaknya juga menilai koordinasi antara Bupati Kediri dan Bupati Nganjuk ini sangat positif.
Pihaknya berinisiatif segera mengajukan proposal ke Kementerian PU supaya rencana pembangunan flyover bisa secepatnya terealisasi.
"Ini nanti akan kami ajukan bersama supaya kemacetan tidak ada lagi. Dalam satu dua minggu ini akan kita buat proposal," kata dia.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menambahkan pertemuan bersama Bupati Kediri dan Bupati Jombang Warsubi tersebut nantinya bakal ditindaklanjuti dari perwakilan Dinas PUPR, Bappeda dan Dinas Perhubungan dari Nganjuk, Kediri dan Jombang.
"Targetnya minggu depan proposal sudah jadi," kata Bupati Marhaen.
Pewarta: Asmaul ChusnaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026