Kediri (ANTARA) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, menyebut stok beras di gudang saat ini masih cukup aman bahkan bisa untuk 14 bulan ke depan.
“Saat ini stok beras yang kami miliki sebesar 82.830 ton setara beras yang tersebar di seluruh kompleks pergudangan Kantor Cabang Kediri,” kata Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun dalam keterangannya di Kediri, Sabtu.
Ia menambahkan, stok beras yang dimiliki Bulog Kediri tersebut dipastikan masih akan terus bertambah seiring dengan penyerapan gabah petani yang terus dilakukan hingga hari ini. Penyerapan dilakukan di seluruh wilayah Bulog Kediri yakni Kabupaten/Kota Kediri serta Kabupaten Nganjuk.
Dengan stok yang dimiliki saat ini, kata dia, Bulog Kediri yakin dapat menghadapi kondisi iklim dan dinamika global yang akan terjadi. Saat ini terdapat potensi El Nino yang diprediksi melanda Indonesia mulai April hingga akhir tahun, yang dapat memicu kemarau panjang dan kekeringan.
Masyarakat juga diharapkan tidak perlu khawatir karena stok yang ada masih mencukupi.
“Jika hal ini sampai terjadi, dapat mengancam produksi pangan. Namun dengan stok yang kami miliki, masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan beras sangat aman,” kata Harisun.
Ia menambahkan, stok beras yang dimiliki sampai hari ini merupakan hasil sinergi dan kerjasama Bulog Kediri dengan petani, mitra penggilingan serta pemangku kebijakan terkait melalui kerjasama penyerapan gabah hasil panen petani.
Hingga hari ini, Bulog Kediri telah menyerap gabah petani sebanyak 78.247.777 kilogram sejak Januari 2026.
Harisun mengatakan Bulog Kediri akan terus menjaga sinergi baik yang telah terjalin demi mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Sementara itu, untuk menjaga kualitas beras yang disimpan di gudang, Bulog Kediri juga menerapkan Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT).
"Sistem ini dilengkapi standar operasional prosedur (SOP) seperti pemantauan rutin dan fumigasi. Dengan demikian, kondisi beras yang tersimpan akan selalu terjaga kualitas dan kebersihannya," kata Harisun.
Pewarta: Asmaul ChusnaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026