Malang - Kota Malang menjadi salah satu kota bidikan "Malacca Trust Insurance" untuk mengembangkan asuransi retailnya, karena kota itu dinilai memiliki potensi yang sangat besar. "Malang itu memerlukan jangkauan asuransi yang lebih lengkap, selain asuransi jiwa," kata CEO Malacca Trust Insurance, Hendra Lukman, ketika meresmikan kantor di Malang, Rabu. Menurut dia, potensi asuransi di Kota Malang cukup besar, sehingga dirinya yakin akan mampu mencapai target premi Rp8 miliar untuk tahun ini. Untuk memperluas layanan dan mendekatkan diri dengan nasabah, pihaknya menargetkan hingga 2014 sudah ada 24 kantor operasional di seluruh Indonesia. Tahun ini, Malacca Trust Insurance akan membuka kantor operasional di 20 kota, di antaranya Malang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Jakarta, Palembang, Makassar, Bogor, Bandung, Banjarmasin, Medan, Samarinda, dan Pekanbaru. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam perlindungan diri, kesehatan dan harta bendanya serta banyaknya jumlah perusahaan asuransi di Tanah Air, Malacca Trust Insurance menawarkan produk dan layanan yang belum pernah ditawarkan perusahaan asuransi lain. "Hanya saja, saat ini yang menjadi unggulan adalah Malacca Speed sebagai solusi layanan asuransi kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya bagi kendaraan itu sendiri, tapi juga kenyamanan bagi pemilik kendaraan dengan layanan mobil pengganti," katanya. Ia mengakui, para pemilik kendaraan memerlukan perlindungan yang lebih dari sekadar jaminan untuk kendaraannya. Tak hanya sebatas kasus pencurian, penggelapan, bencana seperti banjir, namun juga peristiwa kerusuhan, teroris, serta peristiwa lainnya. Menyinggung klaim yang sudah dicairkan selama 2012, Hendra Lukman mengatakan, sekitar Rp10 miliar sampai Rp12 miliar, namun jumlah itu akan terus bertambah karena saat ini sedang dilakukan penghitungan. Nominal klaim tersebut, kata Hendra, rata-rata 250 nasabah per bulan dan pada awal tahun ini, jumlahnya lebih banyak lagi, yakni sekitar 400 nasabah. Sebagian besar klaim yang dicairkan adalah untuk kendaraan bermotor. "Tahun ini, kami targetkan pertumbuhan nasabah hingga 300 persen dari jumlah yang ada sekarang yang mencapai 30 ribu nasabah. Balik modal (BEP) paling tidak dua tahun ke depan," katanya. (*)
Berita Terkait
Bapanas sebut sisa stok pangan dari 2025 kuat
19 menit lalu
Pemerintah tidak naikkan tarif listrik triwulan I 2026
27 menit lalu
