Surabaya (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menggelar Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas Surabaya Gubeng–Mojokerto untuk memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan kegiatan itu menjadi langkah preventif untuk memastikan seluruh aspek operasional dalam kondisi optimal.
“Melalui Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas ini, manajemen dapat melihat langsung kesiapan operasional di lapangan, mulai dari kondisi rel, wesel, persinyalan, hingga fasilitas pelayanan di stasiun,” kata Mahendro di Surabaya, Jumat.
Ia menegaskan pemeriksaan dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api tetap selamat, aman, dan nyaman, khususnya menjelang Angkutan Lebaran 2026.
Selama kegiatan, kata dia, manajemen melakukan inspeksi terhadap rel, wesel, sistem persinyalan, perlintasan sebidang, serta aset perusahaan di lintas Surabaya Gubeng–Mojokerto, termasuk di Stasiun Wonokromo, Sepanjang, Krian, Tarik dan Mojokerto.
Selain prasarana, pihaknya juga meninjau fasilitas pelayanan pelanggan, bangunan stasiun, serta ruang PPKA untuk memastikan seluruh fungsi operasional berjalan sesuai standar yang ditetapkan perusahaan.
Dalam kesempatan itu, lanjutnya, manajemen berdialog dengan petugas di lapangan untuk menyerap masukan sekaligus memberikan arahan terkait peningkatan kewaspadaan, kesehatan kerja, pelayanan prima, serta pelaksanaan standar operasional prosedur secara konsisten.
Mahendro menambahkan momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen pelayanan.
“Dengan kesiapan yang optimal, kami berharap seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya dapat berjalan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” ucapnya.
Sementara itu, kata Mahendro, penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 8 Surabaya hingga kini mencapai 222.556 tiket atau sekitar 39,5 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi, kata dia, sementara tercatat pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan total 20.780 tiket terjual, sedangkan untuk arus balik H+1 hingga H+10 ketersediaan tempat duduk masih relatif aman.
Lebih lanjut, ia menambahkan pada masa Angkutan Lebaran 2026, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan KA jarak jauh per hari yang terdiri atas 49 KA reguler dan 10 KA tambahan dari Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, serta Malang.
Selain itu, Daop 8 masih menyediakan 121.057 tiket dengan potongan tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial periode 14–29 Maret 2026 sebagai bagian dari program stimulus pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dan memanfaatkan kanal penjualan resmi agar perjalanan mudik dan arus balik dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman," ujarnya.
