Surabaya (ANTARA) - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menegaskan akan menyiapkan penilaian satu tahun kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada periode kedua.
"Ya, pasti kita akan buat gebrakan, tinggal tunggu tanggal mainnya," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Muhammad Ashari di Surabaya, Kamis.
Ashari menegaskan Fraksi PKB akan tampil lebih agresif dan terukur dalam mendorong percepatan pembangunan di Jawa Timur.
Pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda strategis guna memperkuat fungsi pengawasan serta menjadi penyambung aspirasi masyarakat secara kritis.
Menurut dia, fraksinya akan segera "tancap gas" memastikan kinerja berjalan optimal, termasuk menyiapkan penilaian terhadap kinerja kepala daerah menjelang genap satu tahun masa jabatan periode kedua.
Sebagai informasi, Khofifah-Emil dilantik pada 20 Februari 2025 dan akan memasuki tepat satu tahun kepemimpinan pada periode kedua.
Sementara itu, PKB sebelumnya melakukan perombakan susunan Fraksi PKB di DPRD Jatim yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Rabu (18/2/2026).
Saat ini, posisi Ketua Fraksi PKB dijabat Muhammad Ashari menggantikan Fauzan Fuadi yang kini bergeser menjadi penasihat fraksi jabatan sekretaris dipercayakan kepada Nur Faizin, sedangkan bendahara dijabat Salim Azhar.
Fauzan mengakui reposisi tersebut merupakan tindak lanjut setelah PKB Jawa Timur menuntaskan Musyawarah Wilayah (Muswil), yang menghasilkan perombakan kepengurusan dengan mayoritas diisi kalangan tokoh muda.
Ia menyebut dalam Muswil terdapat sejumlah rekomendasi program yang perlu digencarkan, sehingga perombakan fraksi diharapkan dapat mempertajam langkah-langkah strategis ke depan.
"Misalnya dipandang ke depan harus lebih kritis lagi terhadap eksekutif, ya periode kepengurusan fraksi yang akan datang ini akan membuktikan itu," ujarnya.
