Ini realistis mengingat penguasaan kursi legislatif dapat menjadi modal politik signifikan untuk memenangkan posisi eksekutif.

Surabaya (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur Abdul Halim Iskandar optimistis partainya mampu meraih kursi gubernur jika pemilihan kepala daerah (Pilkada) dilaksanakan melalui legislatif.

"Ini realistis mengingat penguasaan kursi legislatif dapat menjadi modal politik signifikan untuk memenangkan posisi eksekutif," katanya usai Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Jatim, di Surabaya, Sabtu.

Diketahui  PKB di DPRD Jawa Timur masa bakti 2024 - 2029 mampu meraih 27 kursi atau terbanyak dibanding partai lain, mereka juga mendapatkan kursi Ketua Dewan.

 Ia juga menyinggung wacana mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang dinilainya lebih efektif dan akuntabel.

Menurutnya, pemilihan gubernur oleh DPRD memiliki relevansi tersendiri, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun pertimbangan fungsi provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam koordinasi dan pengawasan wilayah.

"Keluar dari Indrapura (Kantor DPRD Jatim) itu miliknya Surabaya, ke utara dikit miliknya Gersik. Makanya sangat layak kalau kemudian benar-benar dipilih oleh DPRD," katanya.

Sementara itu, dalam Muskerwil PKB Jatim diumumkan struktur kepengurusan yang didominasi kalangan muda untuk memperkuat mesin partai menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif ke depan.

"Kebanyakan pengurus DPW yang baru diisi anak-anak muda, ini ada sahabat Azam, Sekretaris DPW yang baru, ada sahabat Umam, Bendara DPW yang baru, dan teman-teman lain yang muda-muda," kata pria yang akrab disapa Gus Halim ini.

Anggota DPR RI itu menjelaskan, Muskerwil menjadi momentum penyusunan sejumlah program strategis guna memperkuat soliditas partai sekaligus memperluas basis dukungan, terutama dari kalangan pemilih pemula yang didominasi generasi Z dan Alpha.

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda. 

Kondisi tersebut menuntut partai politik untuk lebih adaptif dan kreatif dalam merumuskan pendekatan politik, pihaknya sudah menyiapkan diri untuk menyongsong 60% pemilih dari milenial, gen z, dan generasi alpha.
 



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026