Situbondo (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan pengendara roda dua dan roda empat agar berhati-hati melintas di jalur pantura Situbondo, karena terdapat ratusan titik jalan rusak berlubang dan bergelombang.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan di Situbondo, Selasa, mengatakan imbauan bagi pengendara yang melintas sepanjang jalur pantura Situbondo agar mengurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.
"Ada ratusan titik jalan rusak seperti berlubang dan bergelombang, dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Jalan rusak ini berpotensi menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas," ujar dia.
Menurut AKP Nanang, perbaikan jalur pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali ini dikebut oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur.
Dia memaparkan ratusan titik jalan rusak berlubang dan bergelombang mulai dari ujung barat perbatasan Situbondo-Probolinggo dan ujung timur perbatasan Situbondo-Banyuwangi.
"Jalur pantura Situbondo sepanjang 110 kilometer, dari ratusan titik jalan rusak, sebagian sudah diperbaiki dan sebagian lagi masih berproses," kata AKP Nanang.
Perbaikan jalan raya pantura menjelang arus mudik Lebaran 2026, lanjut dia, juga dilakukan di kawasan perkotaan Situbondo yang selama ini mengganggu arus lalu lintas.
"Kami juga meminta dinas terkait juga memperbaiki gorong-gorong atau saluran air yang selama ini meluap ke jalan raya karena saluran air tersumbat," kata Nanang.
Dari pantauan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur perbaikan jalur pantura Situbondo dikebut untuk persiapan arus mudik Lebaran.
