Malang - Erasmus Mundus melalui International Relation Office atau IRO melakukan "gerilya" mencari calon mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Malang untuk dikirim ke Universite De La Rochelle, Perancis. Asisten Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Suparto, Selasa, mengatakan, program Erasmus Mundus ini tidak hanya untuk mahasiswa, tapi juga dosen dari berbagai fakultas maupun staf di lingkungan UMM. "Program Erasmus Mundus kali ini bertajuk 'Let's Move Together' (Mover) dan merupakan lanjutan dari hibah sebelumnya, yakni Bridging the Gap. Program ini merupakan kerja sama pertama dengan salah satu perguruan tinggi ternama di Perancis," katanya. Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan ke depan akan dilanjutkan dengan kerja sama yang lebih luas di bidang lain. Sementara dosen UMM asal Perancis Fernando Pedraza menjelaskan, dalam program Erasmus Mundus itu ada pertukaran mahasiswa antara Universite De La Rochelle dengan universitas di seluruh dunia. Ia menjelaskan setiap tahun ada 197 mahasiswa De La Rochelle yang keluar untuk menempuh pendidikan tinggi di sejumlah universitas di belahan dunia dan ada 180 mahasiswa dari sejumlah universitas di dunia yang juga sedang kuliah di Universite De La Rochelle. "Saat ini ada sekitar 1.100 mahasiswa dari berbagai belahan dunia ini yang sedang menempuh pendidikan tingginya di Universite De La Rochelle," ujarnya. Bagi mahasiswa yang lolos dalam program Mover for Indonesia ini, lanjutnya, diberikan fasilitas, antara lain bebas biaya kuliah, beasiswa, biaya perjalanan dan asuransi. Untuk tahap kedua program Mover periode ini dibuka mulai 15 Desember 2012 sampai 15 Maret 2013 dan UMM sendiri mendapatkan kuota sebanyak 10 orang terdiri dari 2 Undergraduate, 3 Master, 2 post-doctor, dan 3 staf. Dalam program tersebut tidak semua negara di Asia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Erasmus Mundus Mover. Negara yang punya link program ini adalah Kamboja, Vietnam, Laos, China, India, Malaysia. Namun hanya Filipina dan Indonesia yang menjadi pilihan Erasmus Mundus Mover dan di Indonesia hanya UMM yang memperoleh kuota beasiswa dari Perancis tersebut. Untuk bisa mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus Mover itu ada beberapa persyaratan yang diperlukan, di antaranya adalah student record, pengetahuan Bahasa Perancis, motivation letter, curriculum vitae dan learning agreement atau surat-surat pendukung lainnya. (*)
Berita Terkait
Untag Surabaya luluskan 1.470 mahasiswa semester gasal
14 Februari 2026 17:23
UT Surabaya dampingi 5.000 mahasiswa tuntaskan studi jarak jauh
14 Februari 2026 16:30
Umsura luncurkan SPKL tenaga surya pada milad ke-42
14 Februari 2026 14:15
Disdik gelar Expo SMK Hebat Jatim 2026 untuk perkuat ekosistem vokasi
12 Februari 2026 22:45
Pemain Persebaya Mikael Tata terima beasiswa UMSURA
11 Februari 2026 15:34
FWD Insurance dan PJI bangun ekosistem literasi keuangan rumah-sekolah
9 Februari 2026 18:11
Mahasiswa Untag Surabaya rancang alat pengering padi berbasis suhu dan kelembapan
9 Februari 2026 17:59
