Surabaya (ANTARA) - H.M. Arum Sabil kembali menjadi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 2025–2030 setelah terpilih secara aklamasi sebagai melalui Musyawarah Daerah di Surabaya.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, nama Kak Arum Sabil apakah kita sepakati untuk menjabat Kakwarda kembali? Setuju? Setuju? Setuju?” ucap Pimpinan Sidang Paripurna Pemilihan, Basuki Babussalam dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
“Setuju...??,” jawab kompak peserta Musda Pramuka Jawa Timur.
Usai disepakati, peserta musyawarah menetapkan lima anggota tim formatur yang bertugas memilih susunan pengurus selambat-lambatnya dua bulan setelah penetapan.
Tim formatur terdiri atas Arum Sabil sebagai ketua sekaligus anggota, perwakilan unsur Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), perwakilan unsur Kwarda Bambang Suyatno, serta perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Lumajang Dr. Taufiq dan perwakilan Kwarcab Nganjuk Dr. Sopi’i.
“Anggota formatur tidak boleh diwakilkan. Ada waktu dua bulan tim formatur bertugas,” kata Basuki.
Eks anggota DPRD Jawa Timur itu bersyukur proses pemilihan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Arum Sabil sebelumnya menjabat Ketua Kwartir Daerah Jawa Timur periode 2020–2025 dan dinilai berhasil memimpin organisasi di masa pandemi COVID-19.
Kwarda Jawa Timur di bawah kepemimpinannya tercatat aktif dalam penanganan dampak bencana, termasuk pembangunan hunian sementara bagi korban erupsi Gunung Semeru.
Melalui tagline Pramuka Produktif, organisasi tetap berkegiatan di tengah keterbatasan anggaran, termasuk pelaksanaan program bedah rumah dan berbagai kegiatan sosial lainnya.
Program Pramuka Produktif juga ditiru sejumlah kwartir daerah lain, bahkan menjadi rujukan Kwarda DKI Jakarta dalam studi banding.
