Surabaya (ANTARA) - Komunitas Jurnalis Riverside (Pinggir Kali) menggandeng sederet musisi Surabaya menggelar acara "Dari Pinggir Kali untuk Sumatra" menggalang dana yang akan disalurkan bagi korban bencana banjir bandang.
Koordinator Lapangan Komunitas Jurnalis Pinggir Kali Surabaya Rahmat Hidayat menyampaikan, bahwa capaian tersebut menunjukkan solidaritas warga terhadap korban bencana banjir di Sumatera.
“Kami ingin mengajak masyarakat membantu korban banjir dengan cara yang sederhana dan dekat sambil dihibur dengan bermusik,” kata Rahmat melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Rabu.
Ia menjelaskan, bahwa donasi tidak hanya berupa uang, tetapi juga baju layak pakai, popok, mukena, sarung, biskuit balita, serta popok dewasa yang akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Rahmat juga menambahkan, bahwa sejumlah relawan dan komunitas akan ikut mendampingi proses distribusi bantuan di daerah terdampak.
Sementara itu, Ketua U Save Children (USC) Mimied menyampaikan, bahwa timnya yang akan terjun ke titik bencana bakal memprioritaskan kebutuhan yang belum terpenuhi di lokasi banjir.
“Pemulihan ini panjang, jadi kami membawa bantuan yang benar-benar dibutuhkan,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa barang yang sudah banyak tersedia tidak akan dibeli ulang sehingga donasi akan diarahkan pada kebutuhan lain yang dinilai mendesak, seperti pakaian dalam, air bersih, susu, biskuit, dan makanan balita.
Mimed menegaskan, bahwa kebutuhan lansia juga menjadi prioritas dengan menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama di Aceh dan Tamiang hingga kemungkinan ke Sibolga, Sumatra Utara.
Dalam acara itu, musisi Surabaya Rella Mart dan Seket Astakula masing-masing membawakan lagu karya mereka sendiri, yang bercerita tentang kehidupan sekitar dan penuh kritik sosial.
Penggalangan dana berbalut acara musik yang berlangsung selama kurang lebih empat jam tersebut, mencatat total donasi sekitar Rp23 juta dan berpotensi masih akan terus bertambah.
