Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Satlantas Polres Ponorogo menggelar sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2025 kepada pengguna jalan di simpang Pasar Legi, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa.
Pada hari kedua pelaksanaan operasi tersebut, petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan bunga dan cokelat kepada pengendara yang dinilai tertib dan lengkap administrasi berkendara.
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wishnu Setya mengatakan sosialisasi menjadi pendekatan utama agar pesan keselamatan lalu lintas tersampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat.
"Dalam Operasi Zebra Semeru 2025 ini kami lebih menekankan upaya preemtif melalui sosialisasi langsung seperti hari ini," ujar Dewo.
Ia menjelaskan edukasi keselamatan penting untuk menekan potensi pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas di wilayah Ponorogo.
Pengendara diminta memastikan kelengkapan surat, penggunaan helm berstandar SNI, hingga kepatuhan terhadap rambu.
"Tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Semua aspek keselamatan harus dipenuhi," katanya.
Operasi Zebra Semeru 2025 berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November, dengan delapan sasaran prioritas.
Di antaranya pengendara di bawah umur, pelanggaran kecepatan, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk keselamatan, penggunaan ponsel saat berkendara, pengaruh alkohol, melawan arus, dan berboncengan lebih dari satu orang.
Menurut Dewo, penindakan selama operasi meliputi langkah preemtif, preventif, hingga tilang manual bagi pelanggaran yang ditemukan di lapangan.
