Pimpinan DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah setempat memperhatikan sejumlah rumah hunian warga yang menjadi korban kebakaran di wilayah Putat Jaya.

"Kami mengingatkan agar warga korban kebakaran terlayani dengan baik," kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti saat meninjau tempat pengungsian warga korban kebakaran di Balai RW 10 Putat Jaya, Surabaya, Minggu.

Selain memberikan perhatian dan bantuan, kunjungan Reni tersebut juga dalam rangka memastikan para pengungsi sebanyak 48 jiwa tersebut sudah tersentuh bantuan dari Pemkot Surabaya.

"Kami cek bantuan pemkot, untuk anak-anak sekolah seperti buku dan seragam sudah datang. Lalu untuk layanan kesehatan pun sudah diakomodasi oleh pihak puskesmas. Kebutuhan makan untuk 10 hari masa darurat sudah tersedia," katanya.

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, yang perlu dipikirkan bantuan setelah masa kedaruratan selesai. Namun, kata dia, kondisi warga belum bisa beraktivitas normal.

Ia pun mengingatkan agar warga korban kebakaran terlayani dengan baik. "Kebutuhan makan, kebersihan, kesehatan, trauma healing buat anak-anak agar benar-benar terpantau dan berjalan baik," kata Reni.

Merasakan langsung kesulitan yang dialami warga, Reni mendorong Pemkot Surabaya supaya memikirkan nasib para korban yang saat ini masih berada di pengungsian khususnya perihal hunian warga.

"Nah, yang saat ini perlu dipikirkan ke depannya adalah setelah 10 hari masa penampungan, ini nanti bagaimana? Karena kondisi rumah yang belum bisa ditempati," katanya.

Reni mendorong pemkot untuk membantu sebab banyak korban dari keluarga tidak mampu. Paling tidak, kata dia, mereka difasilitasi untuk tempat tinggal sementara.

"Selama rumah yang terbakar belum bisa digunakan, karena tidak mungkin terus tinggal di penampungan balai RW," ucapnya.

Sebagai solusi, tokoh perempuan kota Surabaya itu juga menyampaikan masukan bahwa Pemkot Surabaya memiliki anggaran rumah tidak layak huni (rutilahu) maupun bantuan Baznas yang nantinya dapat dialokasikan untuk perbaikan rumah warga.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap petugas yang dari Pemkot Surabaya baik dari kelurahan, puskesmas, Dinas Sosial, BPBD, Dinas kebakaran hingga Tagana Kementerian Sosial yang sudah sigap sangat membantu di lokasi kejadian.

Terlebih lagi peran dari kepedulian masyarakat sekitar yang sangat bahu-membahu dan saling membantu untuk meringankan musibah yang dialami oleh saudara-saudara mereka tersebut di masa sulit dan susah untuk sama-sama memberikan perhatian.

Diketahui si jago merah melalap ludes empat rumah warga di RT 5 RW 10 pada Sabtu (23/9) lalu, tidak banyak barang-barang yang bisa diselamatkan. Untuk saat ini sejumlah 13 KK korban kebakaran telah diungsikan ke Balai RW 10 untuk sementara waktu.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023