Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo bekerja sama dengan Universitas Abdurahman Saleh (Unars) memberikan pembinaan dan pelatihan budi daya ikan keli atau lele terhadap warga binaan pemasyarakatan rutan setempat.

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo Rudi Kristiawan mengemukakan bahwa kerja sama dengan Unars Situbondo ditandai dengan menebar 2.000 benih lele di sarana asimilasi edukasi, yang merupakan kawasan pembinaan bagi warga binaan.

"Sarana asimilasi edukasi ini terdapat berbagai macam pembinaan untuk mempersiapkan warga binaan ketika sudah selesai menjalani masa hukumannya sudah punya kemampuan menjadi seorang pengusaha," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Rudi menjelaskan, sarana asimilasi edukasi di Rutan Situbondo selain terdapat kolam ikan keli, juga ada tanaman hidroponik yang menggunakan bahan pipa dan dibuat oleh warga binaan.

"Tentunya semua adalah dalam rangka mengedukasi warga binaan kami. Seperti hidroponik sudah berjalan. Mulai menanam dan memelihara adalah warga binaan," ujarnya.

Melalui sarana asimilasi edukasi ini, lanjut Rudi, harapannya mampu memberikan bekal kepada ratusan warga binaan, karena setelah keluar dari penjara, para mereka akan punya tanggung jawab terhadap keluarga, minimal diri sendiri.

Menurut Rudi, jika para warga binaan sudah punya bekal untuk bekerja mereka tidak akan kebingungan saat keluar dari penjara dan bisa berbaur dengan masyarakat.

Di Rutan Situbondo, selain terdapat sarana asimilasi edukasi, ratusan warga binaan pemasyarakatan juga mendapatkan latihan keterampilan perbengkelan, mebel, membuat kue bagi warga binaan perempuan.

Sementara itu, Rektor Unars Situbondo Karnadi mengapresiasi Rutan Situbondo yang telah menggandeng Unars dalam hal pembinaan kepada warga binaan.

"Tentunya kami dari Unars sangat mendukung dan siap bekerja sama memberikan pelatihan yang dibutuhkan. Ini bentuk tanggung jawab kita bersama sebagai satu kesatuan masyarakat dalam rangka mensukseskan program pembinaan yang berkelanjutan kepada warga binaan untuk dijadikan bekal mereka nantinya," ujarnya.
 

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023