Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Jawa Timur mengajak kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya berita hoaks menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di kabupaten setempat.

"Pascapelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo harus tetap terjaga aman dan kondusif. Terlebih lagi dalam beberapa bulan dekat ini, Kabupaten Sidoarjo akan melaksanakan pilkades dan pilkada serentak tahun 2020," kata Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Zain Dwi saat Silaturahmi Kamtibmas bersama tiga pilar plus di salah satu hotel di Sidoarjo, Rabu.

Dalam kesempatan ini, Kapolres mengingatkan bahwa dengan dekatnya agenda politik di Kabupaten Sidoarjo, suhu politik juga semakin meningkat.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak, yakni forkopimda, elemen tiga pilar serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

"Jangan ada saling menyebar berita hoaks, isu SARA, serta masyarakat jangan mudah percaya dengannya," katanya.

Selain itu, Polresta Sidoarjo juga membentuk Satgas Anti-Botoh untuk membersihkan perjudian dalam pilkades maupun pilkada nanti.

"Mari berkontestasi secara baik dan sehat, agar situasi kamtibmas di wilayah Sidoarjo tetap aman dan kondusif," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.

Imbauan supaya masyarakat untuk saling menjaga kedamaian di wilayah Kabupaten Sidoarjo, juga disampaikan Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo KH. M. Salim Imron yang hadir di silaturahmi kamtibmas ini.

"Masyarakat Sidoarjo diharapkan tidak mudah terpecah belah dalam kontestasi pilkades dan Pilkada nanti. Kondusifnya Sidoarjo dalam menghadapi Pilpres kemarin, harus dapat diwujudkan nanti saat Pilkades dan Pilkada tahun 2020," katanya.

Silaturahmi kamtibmas ini diikuti Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda Se-Kabupaten Sidoarjo.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019