Sidoarjo (Antara Jatim) - Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menyatakan perlu untuk membangun tanggul penahan lumpur yang ada di titik 68 untuk menanggulangi luberan lumpur yang ada di lokasi tersebut. Humas BPLS Dwinanto saat dikonfirmasi, Minggu, mengatakan, untuk lokasi di titik 68 memang sudah tidak bisa lagi dilakukan perbaikan tanggul. "Di titik 68 memang tidak bisa dilakukan perbaikan tanggul, melainkan harus dibuat tanggul baru untuk mengantisipasi luberan lumpur yang terjadi di lokasi tersebut," katanya. Ia mengatakan, luberan lumpur yang ada di titik tersebut saat ini sudah dialirkan ke Kali Ketapang yang lokasinya berdekatan dengan lokasi luberan. "Saat ini kami tidak bisa berbuat banyak karena sampai dengan saat ini kami masih belum bisa bekerja secara maksimal untuk membuat tanggul penahan lumpur menyusul masih adanya larangan dari warga yang menunggu proses penyelesaian ganti rugi," katanya. Ia mengatakan, untuk titik 73 sebelumnya juga sudah mengalami luberan dari dalam kolam penampungan tetapi saat ini sudah dilakukan perbaikan. "Untuk titik 73 kami sudah melakukan perbaikan dengan alat berat dan juga dengan menggunakan kantong pasir supaya lumpur tidak meluber keluar," katanya. (*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014