Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menyerahkan data kependudukan dalam bentuk "Compact Disc" ke KPU setempat untuk persiapan data pemilih pada Pemilu 2014. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Suhono, Kamis, mengatakan, jumlah penduduk yang terdata per 26 November 2012 sebanyak 1.184.151 jiwa dari 28 kecamatan. Data kependudukan itu sesuai dengan jumlah penduduk yang melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik di masing-masing kecamatan dan sudah divalidasi di Dirjen Kependudukan. "Data yang kami serahkan sudah tidak ada lagi nama ganda, termasuk yang meninggal dunia juga sudah dihapus," katanya. Menurut dia, data awal yang diserahkan itu masih akan bertambah, sebab proses perekaman e-KTP masih terus berlangsung dengan batas terakhir, akhir 2013. Perekaman e-KTP, lanjutnya, dilakukan dengan cara mendatangi penduduk yang tidak memenuhi undangan pada perekaman yang lalu, selain dilakukan di masing-masing kecamatan. "Kami akan menyerahkan data pemilih potensial tambahan pada Februari 2013," ucapnya. Ketua KPU Bojonegoro Mundzar Fahman menjelaskan, data kependudukan sesuai perekaman e-KTP itu sangat dibutuhkan untuk menentukan jumlah kursi yang harus diperebutkan pada Pemilu 2014, sesuai dengan daerah pemilihan (dapil). Sesuai rencana, lanjutnya, pihaknya mengusulkan penambahan jumlah dapil pada Pemilu 2014, dari sebelumnya lima menjadi tujuh dapil. "Kami masih menunggu persetujuan KPU mengenai jumlah tujuh dapil pemilu legislatif 2014," ucapnya. Ia menjelaskan, usulan tujuh dapil itu didasarkan pada pertimbangan luas wilayah dan jumlah penduduk di dalam satu dapil yang menjadi daerah seorang anggota legislatif. "Bagi seorang anggota legislatif kalau wilayahnya terlalu luas, sulit untuk mengerti aspirasi masyarakat yang ada," ujarnya. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012