Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah melalui panen raya jagung kurang lebih sebanyak 45 ton di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.
Menteri Imipas Agus Andrianto menyebut bahwa kolaborasi lintas sektor antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya yang bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo tersebut, merupakan bentuk kontribusi dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Kementerian Imipas turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui program-program yang dilaksanakan di berbagai penjuru Indonesia, seperti yang terjadi di Sidoarjo ini, yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat," kata Agus saat mengunjungi kegiatan panen jagung di Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat.
Menurutnya, ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, TNI dan juga Polri, tetapi juga seluruh pihak baik dari kementerian lain hingga di lingkup terkecil yakni keluarga.
Agus menjelaskan bahwa ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup keluarga dengan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan rumah, dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan swasembada pangan.
Ia menambahkan bahwa selain penanaman berbagai komoditas seperti beras dan jagung yang dilakukan bersama pihak-pihak terkait lain, Kemen Imipas juga turut memaksimalkan lahan-lahan kosong dan kurang produktif di berbagai penjuru Indonesia.
Lahan-lahan kosong tersebut, lanjutnya, bisa dimanfaatkan menjadi lahan peternakan, pertanian, tambak udang, hingga tambak sidat.
"Walaupun dampaknya tidak terlalu besar, Kementerian Imipas memiliki tekad tinggi untuk terus mendukung dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan menciptakan generasi emas di masa mendatang," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Agus juga secara simbolis menyalurkan sejumlah bantuan berupa 500 paket sembako bagi masyarakat Desa Bulang, Kecamatan Prambon, serta sebuah mesin alat panen, alat semprot pertanian, dan juga benih jagung hibrida sebanyak 120 kilogram bagi para petani.
Pada kegiatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur Novianto Sulastono menyebut bahwa, kegiatan tersebut merupakan hasil panen dari masa tanam yang dilakukan pada 25 Juni 2025.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya optimis lahan seluas 10 hektare tersebut mampu menghasilkan jagung jenis hibrida sebanyak kurang lebih 45 ton yang nantinya akan disalurkan melalui Bulog Sidoarjo untuk dijual, dan hasilnya akan kembali ke masyarakat sekitar khususnya di Desa Bulang.
Kemen Imipas dukung ketahanan pangan lewat panen jagung di Sidoarjo
Jumat, 31 Oktober 2025 13:49 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto (tengah memegang mic) saat melaksanakan panen jagung secara simbolis di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jumat (31/10/2025). (ANTARA/Fahmi Alfian)
