Sampang - Mendikbud Mohammad Nuh meletakkan batu pertama Politeknik Negeri Madura (Poltera) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu, yang diperkirakan selesai pada tahun 2014. "Dua bulan lalu, Presiden membahas khusus masalah pembangunan Madura dalam sebuah rapat kabinet. Beliau berharap untuk membangun Madura dan bukan membangun di Madura. Saya menyampaikan masukan terkait masalah pendidikan," katanya. Didampingi sejumlah staf Kemendikbud dan para pimpinan ITS, PENS, PPNS, dan Unesa, ia mengemukakan, pihaknya telah memberikan dukungan penuh kepada Poltera mulai dari status kelembagaan, dana, dan pendampingan untuk tahap awal. "Status kelembagaan sudah jelas dengan adanya Permendikbud 67/2012 yang menyatakan Poltera adalah politeknik negeri, sedangkan dukungan dana berkisar Rp75 miliar hingga Rp100 miliar yang dikucurkan secara bertahap," katanya. Oleh karena itu, katanya, pembangunan Poltera dimulai tahun 2012, kemudian tahun berikutnya mungkin sudah ada ruangan untuk tiga program studi dan secara bertahap hingga 2014 akan dibangun ruangan untuk mencukupi politeknik dengan D3 (diploma-3) itu. Untuk pendampingan, katanya, Poltera yang belum mempunyai gedung itu sudah memiliki 67 mahasiswa yang "dititipkan" pada PPNS dan PENS, karena Poltera membuka tiga program studi yakni Teknik Bangunan Kapal (PPNS), Teknik Listrik Industri (PENS), dan Teknik Mesin Alat Berat (PPNS). "Untuk dosen juga sudah ada beberapa orang Madura yang studi S2 dan S3 di ITS, sehingga tinggal ditugaskan untuk kembali ke kampung halaman dengan mengajar di Poltera," katanya. (*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026