Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur kembali meraih penghargaan Universitas Indonesia (UI) Green City Metric 2025 dengan menempati peringkat 8 nasional, atau naik peringkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di peringkat 12.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistiyowati yang mewakili Bupati saat menerima penghargaan, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

"Alhamdulillah, tahun ini Trenggalek berhasil naik ke peringkat 8 kabupaten yang pembangunan wilayahnya dinilai berkelanjutan. Tahun lalu kita berada di peringkat 12 dan mendapat predikat peserta baru terbaik," katanya di Trenggalek, Kamis.

UI Green City Metric merupakan ajang pemeringkatan kota dan kabupaten berkelanjutan berdasarkan enam kategori penilaian, yaitu tata ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah dan limbah, tata kelola air, akses dan mobilitas, serta tata pamong.

Ratna menegaskan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Trenggalek, yakni Net Zero Karbon, Berpendapatan Tinggi, dan Berdaya Saing Kolektif yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Daerah (RJPD) 2025–2045.

Ia menambahkan, tantangan utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal komitmen, tetapi juga keterbatasan pendanaan.

"Bapak Bupati selalu menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Justru dengan keterbatasan, kita ditantang untuk menghadirkan inovasi yang akhirnya diakui dan diapresiasi oleh pihak luar," ujarnya.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026