Fokus utama XLSMART saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan

Surabaya (ANTARA) - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp11,84 triliun pada kuartal pertama 2026 atau tumbuh 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya seiring percepatan integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan perseroan terus memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman layanan 5G guna mendukung kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang.

“Fokus utama XLSMART saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman 5G pelanggan di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan seamless untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang,” kata Rajeev dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Selasa.

Ia menjelaskan, selain pendapatan, XLSMART juga membukukan normalized EBITDA sebesar Rp5,43 triliun secara tahunan dengan EBITDA margin mencapai 46 persen, sedangkan laba bersih yang dinormalisasi menjadi Rp1,37 triliun.

Kontribusi layanan data dan digital, kata dia, tercatat mencapai 91,8 persen terhadap total pendapatan perusahaan yang didorong peningkatan kualitas pasar, optimalisasi portofolio pelanggan, serta kenaikan blended average revenue per user (ARPU) menjadi Rp47,3 ribu.

Di sisi operasional, lanjutnya, trafik layanan data secara tahunan menjadi 3.867 petabytes seiring meningkatnya penggunaan layanan streaming video, mobile gaming, dan layanan berbasis cloud.

Menurut dia integrasi jaringan dan ekspansi 5G menjadi fondasi utama perusahaan dalam membangun pengalaman digital generasi berikutnya di Indonesia.

“Dengan infrastruktur yang semakin kuat dan terintegrasi, kami berada pada posisi yang lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, hingga kuartal pertama 2026, perseroan telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site ke jaringan XLSMART serta menambah sekitar 4,9 ribu site baru guna memperluas cakupan dan kapasitas layanan data di berbagai wilayah strategis.

Jumlah BTS XLSMART kini, kata dia, mencapai lebih dari 253 ribu unit, sementara cakupan layanan 5G telah hadir di 43 kota di Indonesia dan akan terus diperluas sepanjang 2026.

Pihaknya juga mencatatkan belanja modal atau capitalized capex sebesar Rp2,25 triliun hingga kuartal pertama 2026 yang difokuskan untuk integrasi jaringan, ekspansi 5G, modernisasi infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.

Selain penguatan jaringan, menurut dia, XLSMART juga terus membangun budaya kerja kolaboratif dan pengembangan talenta digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan produktivitas karyawan.

“Kami percaya konektivitas berkualitas merupakan fondasi penting untuk mempercepat transformasi digital nasional dan menghubungkan setiap orang Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026