Surabaya (ANTARA) - Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya Shobikin Amin menegaskan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset karena menyangkut keberpihakan negara kepada rakyat.
“Kita membahas isu ini, sebuah isu yang sangat seksi dan strategis. Masalah ini yang paling krusial di negeri ini terkait keadilan dan kesejahteraan,” kata Shobikin saat dialog interaktif pemuda dan mahasiswa di Aula Solidaritas, Basecamp DPD PSI Surabaya, Sabtu.
Menurut dia, keadilan sosial tidak akan terwujud jika praktik korupsi masih mengakar dan tidak diberantas secara tuntas.
Selain itu, ia menilai korupsi sebagai penyakit kronis yang merusak seluruh sendi kehidupan.
Bahkan, kata dia, tindakan tersebut bukan sekadar pencurian uang negara, melainkan kejahatan yang melemahkan sistem sosial, politik, dan moral masyarakat.
“Korupsi ini penyakit kronis yang menular. Sangat berbahaya dan jika tidak segera diobati, akan merembah lebih jauh ke semua lini kehidupan,” ucapnya.
Ia mengingatkan jika membiarkan praktik tersebut sama dengan menutup kesempatan rakyat untuk memperoleh haknya secara adil.
Tak hanya itu, ia juga menyebut diamnya orang-orang baik justru memberi ruang luas bagi pelaku korupsi untuk terus bergerak bebas.
Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam pemberantasan korupsi.
Kehadiran pemuda dan mahasiswa dalam dialog tersebut, dinilainya sebagai bukti adanya kepedulian besar terhadap masa depan bangsa.
“Masa depan kita ada pada generasi muda, mari berjuang bersama hingga melahirkan kolaborasi yang bermanfaat,” tuturnya.
