Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Pacitan mengerahkan dua anjing pelacak K9 milik Polda Jawa Timur untuk memburu pelaku pembunuhan di Desa Temon, Kecamatan Arjosari.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Selasa mengatakan, anjing pelacak tiba di lokasi pada Selasa dini hari dan langsung dikerahkan menelusuri jejak pelaku.
"Kami berharap K9 dapat menunjukkan arah pelarian pelaku untuk memfokuskan pencarian," ujarnya.
Upaya perburuan Wawan telah dilakukan sejak Sabtu (20/9) malam, tak lama setelah ia menyerang rumah mantan istrinya, Miswati, dan keluarga di Dusun Drono.
Namun hingga Senin malam, hasilnya nihil.
Polisi menduga Wawan melarikan diri ke kawasan hutan dan kemungkinan sudah keluar dari Pacitan.
Peristiwa berdarah itu menewaskan Timi, kerabat Miswati, akibat luka sayatan di leher.
Empat korban lain—termasuk Miswati, kakaknya Eky, dan keponakan Arga—mengalami luka serius dan dirawat di RSUD dr. Darsono.
"Pencarian terus dilakukan di berbagai titik rawan. Kami mengimbau masyarakat segera melapor bila melihat terduga pelaku," kata Ayub.
