Surabaya (ANTARA) - General Manager Brand Activation and Communication ANTV Erwin Munazat menyatakan program “Bagi-Bagi Uang Belanja” melalui QR Code di penayangan “Rindu Tak Berujung” episode 4, yang ditujukan bagi pemirsa setia di Surabaya dan sekitarnya.
“Semoga hadirnya program ini dapat benar-benar bermanfaat bagi pemirsa setia ANTV,” kata Erwin dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Senin.
Ia menegaskan jika hal tersebut, berbeda dari program sebelumnya yang menghadirkan hadiah berupa barang, kali ini ANTV memilih memberikan uang tunai agar lebih efektif dan dapat langsung dimanfaatkan.
Pada periode kedua minggu lalu, lanjutnya, sebanyak 10 pemirsa telah memperoleh uang belanja senilai Rp250 ribu.
Kesempatan serupa kembali terbuka minggu ini dengan melakukan pemindaian kode QR yang muncul di layar ANTV pada penayangan “Rindu Tak Berujung”, kemudian mengisi data diri dan mengunggah foto selfie.
Program tersebut, kata dia, hadir beriringan dengan penayangan episode keempat sinetron “Rindu Tak Berujung” yang tayang Senin (15/9) pukul 19.30 WIB.
Dalam episode malam ini, tokoh Satria kembali dibayangi kenangan bersama Laras ketika Arka mengajaknya melakukan panjat tebing.
Kenangan itu membuatnya semakin sulit melupakan sosok Laras yang diyakini memiliki kaitan dengan Sekar.
Kisah berlanjut saat Arka bertemu Hasto, mantan atlet panjat tebing yang meminta putrinya, Shiren, dilatih untuk mengikuti kejuaraan.
Namun, Mikha yang merupakan adik Shiren juga ingin ikut serta meski sang ayah lebih mengandalkan Shiren.
Di hari perlombaan, Mikha yang hampir menjadi juara justru mengalami kecelakaan fatal akibat tali yang terputus hingga mengakibatkan kematiannya.
Satria kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi adanya sabotase dengan bahan kimia berbahaya.
