Kami ingin Jawa Timur menjadi etalase keberhasilan kerja sama pemerintah pusat dan daerah.
Surabaya (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan tidak ada pembahasan pemilihan presiden (pilpres) dalam Musyawarah Daerah (Dusda) Partai Demokrat Jawa Timur.
“Tidak ada pembahasan Pilpres dalam forum kami. Demokrat berdiri teguh bersama pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Politik bagi kami adalah tentang karya, bukan sekadar wacana,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
Ia menekankan fokus Partai Demokrat saat ini adalah bekerja untuk rakyat, mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan memastikan seluruh program berjalan sukses.
Di Jawa Timur, kata dia, Demokrat berkomitmen mendukung kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
“Kami ingin Jawa Timur menjadi etalase keberhasilan kerja sama pemerintah pusat dan daerah,” katanya.
Menurut Herman, semangat menjaga popularitas dan eksistensi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bukanlah sinyal politik menuju pilpres, melainkan energi positif yang mempersatukan kader.
Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Demokrat Jatim di Surabaya pada Rabu (13/8), Herman memaparkan tiga misi besar yang menjadi pegangan bagi seluruh kader Demokrat di Jawa Timur.
Tiga misi tersebut adalah, berupaya mengembalikan kejayaan Partai Demokrat seperti pada 2009, menjaga popularitas dan eksistensi Ketua Umum Partai Demokrat di tingkat nasional sebagai simbol persatuan internal dan magnet elektoral partai.
Dan misi terakhir adalah menyukseskan pemerintahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, sekaligus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Jemmy Setiawan juga meluruskan kabar adanya pembahasan agenda Pilpres 2029 dalam rakerda.
Menurut dia, pembahasan terkait kontestasi pemilihan presiden merupakan kewenangan DPP yang hanya bisa diputuskan melalui forum besar seperti munas atau rakernas.
“Kalau warming up sosok Emil Dardak untuk Pilgub Jatim itu wajar, karena ini forum provinsi. Tapi soal pilpres, jelas tidak dibahas,” katanya.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.