Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur penting bagi Indonesia untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di Malang, Jawa Timur, Selasa, mengatakan KEK Singhasari memiliki peranan dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) potensial pada bidang teknologi digital.

"Dengan kemajuan teknologi, apakah dengan kecerdasan buatan (AI) maupun cyber security, presiden sangat menekankan pentingnya mempersiapkan generasi penerus di bidang science, technology, engineering, mathematics atau STEM," kata Rahayu.

Rahayu menyatakan apabila semakin banyak SDM yang berkompeten dalam bidang teknologi digital akan menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kreatif.

Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari disebutnya menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

"Sub sektor prioritas dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk 2026 termasuk animasi, film, musim, gim, dan seterusnya," ujarnya.

Apalagi, kata dia, di kawasan itu tidak hanya menyimpan potensi pada bidang ekonomi kreatif, melainkan juga pariwisata yang bisa dimaksimalkan.

"Ada satu catatan dari kami, KEK memang diberikan sebagai insentif untuk perkembangan ekonomi, artinya harus ada daya tarik bagi investor," katanya.

Oleh karenanya, Rahayu berharap pemerintah bisa merancang sebuah strategi jitu guna meningkatkan daya tawar KEK Singhasari di mata investor di tengah dinamika global.

"Ini bagian kami melakukan pengawasan, bagaimana impelementasinya karena sudah 4 tahun berdiri, jadi harus memberikan multiplier effect bagi berbagai pihak," tuturnya.

Menurut dia, pemerintah bisa memperkuat hubungan kerja sama dengan negara di kawasan Asia Tenggara maupun Asia.

"Itu mungkin yang harus kita lihat karena dengan tarif yang diterapkan oleh Amerika merembet ke sektor ekonomi kreatifnya, kita harus mencari jalan alternatif untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif," ujarnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026