Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa menggelar event Lawu Fun Run (LFR) 2025 yang dipusatkan di Desa Wisata Kampung Susu Lawu (KSL) Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan Magetan, Jawa Timur.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Magetan Nur Haryani di Magetan, Jumat mengatakan bahwa LFR digelar pada 11-12 Juli 2025 dan diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah di Tanah Air.
"Ini adalah tahun kedua Lawu Fun Run. Harapannya, sejak awal kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang sekaligus menjadi sarana promosi dan branding Kampung Susu Lawu," ujar Nur Haryani.
Ia menambahkan kegiatan Lawu Fun Run 2025 ini merupakan sinergisitas yang baik dalam menciptakan kebersamaan antarmasyarakat.
Kegiatan Lawu Fun Run 2025 yang diikuti lebih dari 1.000 peserta itu, diharapkan berdampak positif bagi masyarakat, termasuk para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pelaku wisata di sekitar kawasan Sarangan.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur M. Rizky Aladib mengatakan bahwa LFR 2025 mengusung tema "Berlari untuk Bumi" yang turut menghadirkan program sedekah satu pohon dari setiap tiket peserta. Selain menyehatkan tubuh, acara ini juga mengandung misi peduli lingkungan.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga membawa misi untuk memberdayakan para pelaku UMKM, dimana kegiatan tersebut menjadi pendorong ekonomi masyarakat, termasuk peningkatan kunjungan dan penginapan.
"Dompet Dhuafa dalam usia 32 tahun, memasuki fase yang kami sebut industri komunal. Ini adalah upaya untuk bergerak ke level pemberdayaan ekonomi di tingkat industri. Sebuah langkah naik kelas bagi lembaga zakat," kata Rizky Aladib.
Tak hanya dukungan industri komunal bagi Kampung Susu Lawu, dalam kegiatan LFR 2025 ini Dompet Dhuafa juga memberikan layanan cek kesehatan gratis bagi para peserta lari dan umum yang hadir melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa.
Terdapat sejumlah kegiatan dalam ajang tersebut, diantaranya bazar UMKM yang diikuti lebih dari 20 pelaku UMKM hingga penampilan musikal dari Cantika Davinca dan Snoopy Band.
"Selain animo tinggi masyarakat, ada hal yang kami dorong, yakni sektor bibit atau pakan ternak yang diadopsi dari setiap pendaftaran, maka ada biaya pembelian bibit yang dibebankan ke peserta. Bibit ini merupakan pakan ternak untuk mencukupi kebutuhan sapi perah di lingkup Kampung Susu Lawu," katanya.
