Minsk (ANTARA/AFP) - Belarus hari Jumat mengusir Duta Besar Swedia Stefan Eriksson dengan alasan ia berusaha "menghancurkan" hubungan antara kedua negara tersebut.
"Kegiatan Eriksson bertujuan tidak untuk memperkuat hubungan Belarus-Swedia namun menghancurkannya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Belarus Andrei Savinykh, dengan menambahkan bahwa "sebuah keputusan telah diambil untuk tidak memperbarui surat-surat kepercayaannya".
Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt, yang menyebut pengusiran itu sebagai "memalukan", mengatakan, ia telah berbicara dengan ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton untuk membahas masalah itu.
Uni Eropa pada Februari menarik semua duta besar mereka di Belarus setelah Minsk memutuskan mengusir dua orang dari mereka sebagai pembalasan atas pemberlakuan sanksi-sanksi baru terhadap negara eks-republik Uni Sovyet itu karena catatan hak asasinya.
Uni Eropa sangat khawatir mengenai laporan-laporan penyiksaan dan kondisi penjara yang tidak manusiawi bagi tahanan politik, termasuk mantan calon presiden Andrei Sannikaw dan Mikalay Statkevich, serta aktivis Dzmitry Bandarenka, Dzmitry Dashkevich dan Mikalay Awtukhovich.
"Pengusiran duta besar Swedia untuk Belarus oleh rejim (Presiden Alexander Lukashenko) merupakan pelanggaran serius atas norma-norma hubungan antar-negara," kata Bildt dalam sebuah pernyataan, yang menyebut tuduhan-tuduhan Belarus itu sebagai "tanpa dasar". (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026