Surabaya (ANTARA) - Sistem pembayaran modern di era digital menopang perkembangan bisnis fesyen, kata pelaku usaha teknologi finansial.
Co-Founder dan Chief Marketing Officer Perusahaan Teknologi Finansial DOKU Himelda Renuat menjelaskan, berdasarkan 38 persen portfolio merchant retail yang menggunakan jasanya, fesyen retail tercatat sebagai salah satu kontributor tertinggi dengan pertumbuhan transaksi yang stabil setiap tahunnya.
"Sistem pembayaran digital telah mengatasi tantangan konvensional di industri fesyen yang dinamis dan kompetitif, seperti antrean panjang, transaksi tunai, serta pengelolaan laporan penjualan yang masih manual," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu.
Saat ini DOKU menjadi official experience partner di ajang Indonesia Fashion Week 2025, dengan menggandeng platform ticketing loket.com untuk menghadirkan solusi pembayaran digital yang menyeluruh bagi para fashionpreneur dan pengunjung yang datang.
Dalam gelaran Indonesia Fashion Week 2025, selain membuka loket fisik, pengunjung juga dapat membeli tiket secara praktis dengan scan & pay QR code.
DOKU, lanjut Himelda, juga mendukung fashionpreneur melalui solusi pembayaran digital seperti QRIS dan Payment Link, yang memudahkan transaksi bisnis menjadi lebih cepat dan efisien.
"Dengan digitalisasi pembayaran, kini fashionpreneur mampu menjangkau konsumen lebih luas. Mereka juga dapat mengelola bisnis dengan lebih transparan dan profesional," ujarnya.
Himelda mengungkapkan, melalui partisipasi di Indonesia Fashion Week 2025, DOKU ingin mendorong lebih banyak pelaku industri kreatif, terutama fashionpreneur, untuk bertransformasi secara digital.
"Digitalisasi pembayaran bisa menjadi kunci bagi mereka untuk tumbuh, menjangkau pasar yang lebih luas dan bersaing di level nasional maupun global," tuturnya.(*)
