Surabaya (ANTARA) - Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti melakukan inspeksi sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Timur guna memastikan kesiapan layanan bagi pemudik kendaraan listrik menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.
Inspeksi dilakukan di SPKLU Rest Area 754A, SPKLU Rest Area KM 819A (arah Surabaya), SPKLU di Kantor PLN UP3 Pasuruan, serta SPKLU Rest Area KM 792B (arah Malang), merupakan jalur strategis yang kerap dilalui pemudik di wilayah Jawa Timur.
"Kami ingin memastikan pemudik kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan nyaman tanpa khawatir kehabisan daya. PLN berkomitmen mendukung transisi energi bersih, dan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan layanan terbaik," ujar Edi Srimulyanti saat meninjau SPKLU di Rest Area KM 819A, Sabtu.
Dalam kesempatan tersebut, Edi Srimulyanti juga berdialog dengan sejumlah pengguna kendaraan listrik. Salah satu pemudik, Rizky (34), yang tengah melakukan perjalanan dari Surabaya ke Situbondo, mengapresiasi layanan SPKLU yang tersedia di rest area.
"Saya merasa sangat terbantu dengan ketersediaan SPKLU di jalur mudik. Proses pengisian daya cepat, aplikasinya mudah digunakan, dan fasilitasnya memadai. Ini membuat perjalanan lebih nyaman dan aman," ungkap Rizky.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Ahmad Mustaqir menambahkan bahwa PLN telah menyiapkan 339 mesin SPKLU di 206 lokasi, tiga unit SPKLU Mobile, serta 1.680 petugas yang disiagakan di seluruh Jawa Timur.
Dengan jarak antar-SPKLU kini lebih dekat, sekitar 26 km, pemudik dapat dengan mudah mengakses layanan pengisian daya.
"Kami juga menyediakan pos siaga dan lounge untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama pengisian daya. Selain itu, fitur road trip planner di aplikasi PLN Mobile memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk merencanakan perjalanan dan mengakses informasi lokasi SPKLU secara real-time," ujar Ahmad Mustaqir.
PLN terus berkomitmen mendukung infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan energi bersih dan berkelanjutan.