Lamongan - Puncak HUT ke 443 Kabupaten Lamongan disemarakkan dengan kirab pataka serta pawai budaya yang diikuti forum pimpinan daerah serta berbagai elemen masyarakat setempat, Sabtu. Prosesi kirab pataka diawali dengan ketika Ketua DPRD Makin Abbas pembukaan selubung pataka lambang daerah kemudian memasang oncer sesanti oleh Ketua DPRD Lamongan Makin Abbas. Pataka selanjutnya diserahkan kepada Bupati Lamongan Fadeli untuk kemudian dikirab keliling Kota Lamongan. Bupati Lamongan dan Wakil Bupati Lamongan Amar Saifudin serta forum pimpinan daerah seperti Ketua DPRD Lamongan Makin Abbas, Kapolres Lamongan AKBP Marsudianto, Kajari Lamongan Dyah Retnowati Astuti, Dandim 0812 Lektol Inf Yudha Fitri dan Ketua Pengadilan Negeri lamongan Suhartoto mengenakan baju gamis dan bersurban ala Tumenggung Surajaya. Dalam prosesi kirab tersebut juga diikuti pawai budaya dari sejumlah kecamatan dan lembaga pendidikan di Lamongan. SMPN I Lamongan misalnya, menampilkan sosok Jaka Tingkir dalam mobil hiasnya, SMPN 2 Lamongan menampilkan pengantin bekasri, pengantin khas Lamongan serta tari-tarian khas Lamongan di antaranya Tari Boranan dan Tari Mayang Madu. Para kadet dari Akademi Angkatan Laut (AAL) TNI AL Surabaya yang tergabung dalam drum band Gita Jala Taruna juga turut serta menyemarakkan peringatan Hari Jadi Lamongan. Kirab berakhir di pelataran Pendopo Lokatantra dan dilanjutkan dengan prosesi Pasamuan Agung, yakni prosesi penyemayaman lagi pataka lambang daerah. Di Pendopo Lokatantra ini disuguhkan pula tarian Bedoyo Mangku Bumi. Tarian ini akan disajikan pula dalam Festival Budaya Jatim pada 29-30 Mei mendatang di Taman Krida Budaya Jatim, di Malang. Daya saing Bupati Lamongan Fadeli dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Lamongan sehingga berdaya saing dan masyarakatnya sejahtera. Pertumbuhan ekonomi Lamongan sebesar 7,08 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2011 sebesar 69,95 atau naik dibandingkan tahun sebelumnya 68,63. “Tahun ini kami fokus pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan. Yakni dengan pelaksanaan Program Gemerlap yang menyasar masyarakat pedesaan serta revitalisasi 14 pasar desa. Sementara untuk mendukung pertanian, tahun akan direvitalisasi 10 waduk serta New Sembayat Barrage akan segera dibangun, “ ujarnya. Fadeli juga mengemukakan, pemerintah daerah akan memberikan beasiswa belajar di perguruan tinggi bagi siswi Lamongan yang meraih Nilai Ujian Nasional (NUN) dengan prestasi nasional yakni Novi Wulandari. Novi Wulandari, siswi SMAN 2 Lamongan meraih NUN terbaik kedua se-Indonesia untuk Program IPA, sedangkan di tingkat Jatim, nilai rata-rata Novi yang mencapai 58,50 adalah yang terbaik. Sekolahnya tempat Novi belajar, SMAN 2 Lamongan bahkan ditetapkan sebagai SMA dengan nilai rata-rata terbaik se-Indonesia dengan nilai rata-rata 9,19. Selain Novi, masih banyak siswa di Lamongan memdapatkan nilai yang memuaskan, di antaranya siswi program akutansi SMKN 1 Lamongan, Nur Uthfi Khumairo. Sisiw ini ditetapkan sebagai peringkat ketiga nasional program akuntansi. Nur yang mendapatkan nilai 38,53 di tingkat Jatim berada di peringkat kedua. "Berbagai prestasi yang diraih Lamongan saat ini tidak bisa dilepaskan dari para pendahulu yang telah membangun Lamongan. Kita berkomitmen agar Lamongan semakin memiliki daya saing dan masyarakat sejatera," demikian Fadeli. (*)
Berita Terkait
Aksi bersih pantai di awal tahun 2026
19 jam lalu
Peresmian rehabilitasi sekolah Provinsi Jatim
2 Januari 2026 19:34
Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru
31 Desember 2025 08:18
Jurnalis Pinggir Kali-USC himpun Rp59 Juta bagi warga terdampak bencana
30 Desember 2025 19:18
Kebakaran kapal kargo Verizon di Surabaya
29 Desember 2025 14:42
Belasan unit damkar padamkan kebakaran kapal di Tanjung Perak Surabaya
29 Desember 2025 10:55
Tes urine pengemudi bus di Terminal Purabaya
26 Desember 2025 14:14
Tes urine dan penggeledahan truk di Pelabuhan Tanjung Perak
24 Desember 2025 22:44
