Malang - Pelatih Arema Liga Super Indonesia (LSI) Suharno mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi problem di tubuh Arema, sehingga banyak peluang emas yang terbuang sia-sia tanpa membuahkan gol.
"Penyelesaian akhir kita masih sangat kurang terutama tendangan bola-bola mati yang mampu menerebos gawang lawan dan mebuahkan gol, baik dari tendangan bebas maupun tendangan penjuru," tegasnya di Malang, Senin.
Oleh karena itu, untuk menghadapi tim tamunya Mitra Kukar (Kamis, 17/5) nanti, dirinya kerja keras untuk membenahi penyelesaian akhir yang selama ini masih belum dimaksimalkan menjadi sebuah gol.
Bahkan, lanjutnya, para penyerang yang dimiliki tim berjuluk Singo Edan itu juga masih jauh dari produktif, termasuk Herman Dzumafo yang digadang-gadang mampu menjadi "goal getter" bagi Singo Edan, apalagi Dzumafo juga memiliki tandem yang cukup bagus, Alain N'Kong.
Ia mengaku, selain terus berburu kemenangan dari sembilan laga tersisa pada putaran II, dirinya berburu gol agar tim asuhannya menjadi salah satu tim yang memiliki produktibitas tinggi dan pertahanan yang kokoh untuk bisa tetap bertahan di kompstisi tertinggi di Tanah Air.
Sisa sembilan pertandingan, katanya, harus bisa dimaksimalkan anak asuhnya, baik laga kandang maupun tandang harus memetik poin sempurna. Sebab, lolos tidaknya Arema dari jeratan degradsi juga tergantung dari hasil sembilan pertandingan terakhir.
Meski saat ini Arema sudah lolos dari jerat degradasi, lanjutnya, posisi anak asuhnya masih rawan tergusur oleh tim-tim yang ada di bawahnya, karena tim tersebut masih menyisakan laga yang lebih banyak ketimbang Arema.
"Saat ini kami masih fokus pada laga terdekat, yakni menjamu Mitra Kukar. Bagaimana teknik, strategi dan komposisi pemain yang bakal kami turunkan untuk meraih poin sempurna dari Mitra Kukar," tegasnya.
Arema saat ini berada di posisi ke-15, lolos dari jerat degradasi setelah mengalahkan Persisam Samarinda dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Kepajen (Sabtu, 12/5).
Sembilan laga tersisa yang bakal dilakoni Arema, lima laga di kandang dan empat laga luar kandang. Empat laga kandang itu adalah menjamu Mitra Kukar (17/5), Persidafon Dafonsoro (30/5), Dsltras Sidoarjo (12/6), Persiba Balikpapan (24/6), dan Persegres (30/6).
Sementara empat laga luar kandang bakal dijamu PSAP (21/5), PSMS Medan (26/5), Sriwijaya FC (16/6), dan Persela (11/7).(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026