Jember - Rumah Sakit (RS) Bina Sehat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengirimkan perawat untuk bekerja di salah satu rumah sakit swasta terkemuka "Belhoul Speciality Hospital" di Dubai, Uni Emirat Arab. "Sebanyak 34 perawat akan dikirim ke Dubai dan tahun ini merupakan pertama kalinya perawat asal Jember yang bekerja di Dubai," kata Direktur RS Bina Sehat Jember dr Faida MMR, Kamis. Menurut dia, sebanyak 34 perawat tersebut sudah menjalani pelatihan di Bina Sehat Training Centre selama empat bulan dengan asuhan keperawatan berstandar internasional, sehingga mereka siap berangkat untuk bekerja di Dubai. "Bina Sehat Training Centre merupakan lembaga yang didirikan untuk mencetak tenaga keperawatan yang tidak hanya berkualifikasi dalam bidangnya, namun memenuhi standar perawat internasional," paparnya. Untuk tahap awal, ke-34 tenaga perawat yang akan segera dipekerjakan tersebut terdiri dari tujuh perawat kebidanan, lima perawat unit perawatan intensif, tujuh perawat unit pasien rawat inap, sembilan perawat untuk klinik pasien rawat jalan, dan enam perawat untuk "home care unit". Ia menjelaskan, Chairman Belhoul Group, Dr. Juma Khalfan Belhoul, sempat mengunjungi RS Bina Sehat Jember untuk melihat proses pelayanan kesehatan, pembangunan gedung, sanitasi rumah sakit, prosedur keamanan pegawai, dan perawatan pasien yang menjalani rawat inap di RS setempat. "Beliau sangat terkesan di RS Bina Sehat Jember dan siap merekrut perawat untuk ditempatkan di sejumlah rumah sakit milik Belhoul Lifecare di Dubai," katanya menjelaskan. Pihak RS Bina Sehat, lanjut dia, sudah membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Belhoul Speciality Hospital untuk mempekerjakan sebanyak 34 perawat selama dua tahun di Dubai, selanjutnya perawat tersebut harus kembali ke Jember. "Mudah-mudahan 34 perawat itu mendapat pengalaman dan pengetahuan yang banyak di Dubai, sehingga setelah pulang bisa mengembangkan pelayanan RS Bina Sehat Jember sesuai dengan standar internasional," tutur perempuan berjilbab itu. Ia berharap jumlah perawat asal RS Bina Sehat Jember yang bekerja di Dubai bisa lebih banyak pada tahun 2013 karena kebutuhan perawat di sejumlah rumah sakit Dubai cukup banyak yakni sekitar 200 orang. "Sebenarnya kami mendapat pesanan perawat untuk bekerja di Kuwait dan Arab Saudi, namun kami masih fokus di Dubai dulu dan terus melatih puluhan perawat dengan standar internasional," ujarnya menambahkan.(*)
Berita Terkait
KA Pandalungan masih alami keterlambatan, dampak banjir di utara Jawa
20 Januari 2026 18:33
Unej perkuat pertanian industrial dukung program nasional
20 Januari 2026 14:47
Dua KA di Daop 9 terdampak banjir kembali beroperasi normal
19 Januari 2026 11:29
Daop 9 lakukan rekayasa pola operasi KA akibat banjir di Pekalongan
18 Januari 2026 17:15
Hendak mencari biawak, seorang pelajar terseret arus Sungai Tanggul
17 Januari 2026 22:41
Pertamina siapkan layanan avtur di Bandara Notohadinegoro Jember
15 Januari 2026 22:35
Okupansi penumpang di KAI Daop Jember naik jelang libur Isra Miraj
15 Januari 2026 17:16
BPBD Jember tangani banjir terjang Desa Ampel, dipicu hujan deras
14 Januari 2026 12:45
