Kediri - Seorang bayi lima tahun bernama Noval Zulfa asal perumahan Griya Asri Permain, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri meninggal dunia akibat terserang demam berdarah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran. Kepala Bagian Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan, Rekam Medik RSUD Gambiran, Kediri Janik Kurniawati, Kamis mengemukakan, kondisi pasien saat dibawa ke rumah sakit sudah parah/terlambat. Ia juga mengatakan, pihak rumah sakit sudah berupaya untuk menyelamatkan nyawanya, namun balita tersebut tidak dapat bertahan. Ia akhirnya meninggal pada 22 Januari 2012. Janik juga mengatakan, kasus demam berdarah pada awal 2012 ini sudah mulai terlihat. Ada sebanyak enam pasien yang dirawat akibat demam berdarah. Namun, kondisi mereka sebagian sudah lebih baik dan sembuh. Namun, ia mengatakan, kasus yang terjadi selama Januari 2012 itu tidak lebih tinggi daripada pada Januari 2011, di mana jumlah pasien saat itu mencapai 16 pasien. Total pada 2011 ada 31 pasien yang terkena demam berdarah, lebih sedikit daripada 2010 yang mencapai 314 kasus, di mana empat di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, bagian Demam Berdarah Dinas Kesehatan Kota Kediri Muji Priyono mengatakan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran nyamuk "Aedes aegypti" yang membawa penyakit demam berdarah dengan melakukan "fogging" atau pengasapan. "Kami tadi juga baru ada fogging di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto. Ada sekitar 80 rumah yang kami fogging," ucapnya.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026