Jember - Pemerintah Kabupaten Jember siap melaksanakan penerapan kartu tanda penduduk secara elektronik (E-KTP) pada awal Maret 2012.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jember Isman Sutomo, Selasa, mengatakan pemasangan seluruh jaringan untuk keperluan fasilititas E-KTP sudah selesai dilaksanakan di 31 kecamatan, namun ada beberapa kecamatan yang terpaksa menggunakan parabola.
"Sebagian besar jaringan di tingkat kecamatan menggunakan tower, namun ada beberapa kecamatan yang menggunakan parabola karena jangkauan lokasinya agak sulit seperti Kecamatan Sumberbaru, Kencong, dan Gumukmas," tuturnya.
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan, agar masyarakat mendukung program E-KTP yang akan dilaksanakan Maret mendatang.
"Tidak ada pungutan dalam pembuatan KTP secara elektronik karena seluruhnya sudah dibiaya oleh APBN dan APBD, sehingga masyarakat bisa menikmati program tersebut," katanya menjelaskan.
Sejauh ini, kata dia, Pemkab Jember sudah menggratiskan pembuatan Kartu Keluarga dan KTP bagi warga yang belum memiliki bukti identitas tersebut sesuai dengan kebijakan Bupati Jember MZA Djalal.
"Banyak warga yang enggan membuat KK dan KTP, namun dengan kebijakan pembuatan KTP gratis maka permohonan pembuatan KTP dan KK membludak," katanya.
Ia menjelaskan jumlah penduduk di Jember hingga akhir September 2011 sebanyak 2.451.000 orang dari 800 ribu kepala keluarga dan dua juta di antaranya wajib memiliki KTP elektronik pada Maret 2012.
"Ada kemungkinan warga yang wajib memiliki KTP elekronik terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah remaja yang berusia 17 tahun ke atas," ujarnya menambahkan.
Ia menegaskan Pemkab Jember siap melaksanakan program E-KTP pada Maret 2012 dan pihaknya masih menunggu distribusi sarana dan prasarana dari pemerintah pusat yang dikabarkan akan tiba di Jember pada Februari.
Sementara Ketua Komisi A DPRD Jember, M. Jufriadi, meminta Dispenduk Capil benar-benar mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing kecamatan untuk pelaksanaan program KTP secara elektronik.
"Kami sudah mengundang seluruh camat untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi masing-masing camat terkait dengan penerapan E-KTP, agar pelaksanaan program itu bisa direalisaskan pada Maret mendatang," katanya.(*)
Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026