Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Perjalanan dua kereta api yakni KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember kembali normal usai insiden yang menyebabkan gangguan operasional yang terjadi Bekasi Timur wilayah Daop 1 Jakarta.
"PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan operasional perjalanan kereta api telah kembali normal pasca selesainya proses evakuasi dan penanganan gangguan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat," kata Manajer Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro di Jember, Kamis.
Kereta api yang sebelumnya terdampak, yakni KA Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang pada Kamis ini telah kembali beroperasi dengan pola perjalanan normal sesuai jadwal.
Kedua perjalanan tersebut sebelumnya sempat mengalami kelambatan cukup signifikan sebagai dampak dari proses evakuasi rangkaian KA Argobromo Anggrek dan Commuterline di Bekasi Timur.
Ia mengatakan bahwa normalisasi perjalanan itu merupakan hasil dari kerja cepat dan koordinasi seluruh pihak terkait di lapangan.
“Kami bersyukur proses penanganan gangguan operasional di wilayah Bekasi Timur dapat diselesaikan dengan baik, sehingga perjalanan kereta api, termasuk KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres, kini telah kembali normal dan tepat waktu," katanya.
Ia mengatakan KAI berkomitmen untuk terus menjaga keandalan operasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang dan pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pelanggan kereta api agar tidak ragu untuk kembali menggunakan moda transportasi kereta api.
KAI memastikan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut naik kereta api. Kami terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Cahyo menjelaskan KAI tetap berfokus pada peningkatan kualitas layanan, termasuk memastikan informasi yang cepat dan akurat kepada penumpang, serta menjaga standar keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api.
Hal itu sekaligus menjadi indikator bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal.
KAI mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, media sosial, maupun informasi langsung dari petugas di stasiun.
Penumpang juga diharapkan untuk hadir lebih awal sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, KAI mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib dengan mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan stasiun maupun selama dalam perjalanan.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026