Malang - Penyelesaian program KTP Elektronik (E-KTP) di Kota Malang, Jawa Timur, diperpanjang hingga April mendatang yang seharusnya sudah tuntas akhir Desember 2011. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang Rahman Nurmala, Jumat, mengatakan, untuk menuntaskan program tersebut hingga 100 persen dari jumlah wajib KTP, pihaknya sudah mengajukan perpanjangan waktu. "Program E-KTP ini seharusnya memang selesai selama 100 hari atau akhir Desember 2011, namun karena banyaknya kendala, target tersebut tidak bisa diselesaikan. Sehingga, kami mengajukan perpanjangan waktu dan disetujui hingga April mendatang," ujarnya. Kendala utama yang dihadapi petugas E-KTP di masing-masing kecamatan adalah kelengkapan peralatan, seperti alat sidik jari, iris mata dan kamera yang tidak sebanding dengan jumlah komputer yang dikirimkan dari pusat. Pada November lalu, katanya, pihaknya juga mendapatkan kiriman tambahan peralatan berupa komputer sebanyak 20 unit, namun peralatan kelengkapannya justru tidak ada, sehingga tidak bisa difungsikan sama sekali. Selain kelengkapan peralatan, lanjutnya, pihaknya juga masih direpotkan dengan jumlah undangan yang datang. Dari sekitar 400-500 orang yang diundang memproses E-KTP-nya, yang hadir kadang-kadang kurang dari 50 persen, namun ada yang mencapai 100 persen. Minimnya jumlah yang hadir tersebut, ujarnya, karena sebagian besar warga daerah itu bekerja di instansi pemerintah dan swasta, sehingga sulit untuk meninggalkan pekerjaannya. "Kami juga sudah menyiasatinya dengan tetap membuka layanan E-KTP pada Hari Sabtu, namun khusus untuk warga yang tidak bisa hadir sesuai dengan jadwal undangan. Alhamdulillah sekarang sudah mulai banyak, jika dibandingkan pada awal-awal program ini diluncurkan," tegasnya. Ia mengemukakan, hingga saat ini realisasi program E-KTP di daerah itu belum mencapai 50 persen dari jumlah wajib KTP yang mencapai 677 ribu jiwa. "Kami yakin akhir April nanti bisa tuntas, asal semua perlengkapan peralatannya sudah dikirim sesuai jumlah unit komputernya, yakni masing-masing kecamatan sebanyak 9 set," katanya.(*)
Berita Terkait
Pasca Donald Trump ancam Iran, China harap penyelesaian lewat dialog
24 Januari 2026 11:28
Presiden Prabowo perintahkan bentuk tim analisis penyelesaian banjir di Jawa
22 Januari 2026 17:21
Pemkab Sidoarjo targetkan penyelesaian perbaikan 14 RTLH pada Januari
11 Januari 2026 18:11
Kejaksaan tolak tiga usulan RJ perkara pidana umum selama 2025
8 Januari 2026 21:35
AS desak Kamboja dan Thailand hentikan bentrokan perbatasan
22 Desember 2025 16:36
Prabowo pacu penyelesaian bailey demi buka akses desa terisolir
8 Desember 2025 10:52
Putin puji upaya AS terkait penyelesaian konflik Ukraina
5 Desember 2025 09:03
BPN Jatim sinergi PTA Surabaya dalam penyelesaian sengketa aset keluarga
25 November 2025 04:10
