Surabaya - Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) Gola Gong menggebrak Kota Pahlawan dengan menggelar "gempa literasi" bersama 300-an petugas TBM di aula Perpustakaan Kota Surabaya, Senin. "Ini gempa literasi, gempa yang bersifat gerakan untuk menghancurkan kebodohan. Gerakan ini bersifat lokal, gerakan dari Surabaya untuk Indonesia, gerakan dari masyarakat Surabaya yang suka membaca untuk kemajuan Indonesia," paparnya. Didampingi Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya, Arini Pakistyaningsih SH MM, penulis buku, novel, dan skenario film bernama asli Heri Hendrayana Harris itu mengemukakan hal itu dalam sarasehan strategi pengembangan TBM di Kota Pahlawan. Menurut pengagas komunitas seni 'Rumah Dunia' itu, "gempa literasi" itu, juga harus menyesuaikan dengan kondisi lingkungan TBM, apakah lingkungan masyarakat bawah, menengah, atau atas (mewah). "Cara untuk mengundang masyarakat ke TBM itu banyak yakni pertunjukan seni, aneka lomba, wakaf buku, pelatihan, bazar buku, bedah buku atau peluncuran buku, tapi caranya disesuaikan dengan kondisi lingkungan," kata koordinator dari 5.300 TBM se-Indonesia itu. Misalnya, pertunjukan seni bisa sekadar baca puisi, tapi bisa juga mengundang seniman. "Aneka lomba juga bisa lomba tulis atau SMS puisi dengan hadiah 'voucher' di warung Mak Ti, tapi bisa juga lomba dengan hadiah voucher beneran," kata alumni D Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran Bandung itu. Untuk wakaf buku, katanya, pengelola TBM bisa mengerahkan anak-anak untuk menjadi "pengemis buku". "Misalnya, setiap Jumat, sejumlah anak secara bergantian mengetuk pintu orang dari rumah ke rumah untuk minta buku. Kalau tidak mau, katakan perintah 'iqra' (membaca) dalam Al Quran," tuturnya. Tentang pelatihan, kata pecinta buku yang kehilangan tangan kiri sejak berusia 11 tahun itu, pengelola TBM tidak harus mengadakan pelatihan menulis, tapi bisa juga pelatihan bermain gitar, daur ulang kertas, cara mengendarai motor, dan sebagainya. "Bisa bekerja sama dengan IMI, KONI, dan banyak lagi, bahkan kalau anak-anak remaja di kawasan perumahan bisa juga dengan mengadakan pelatihan pacaran yang sehat, pelatihan seks yang sehat, dan sebagainya," katanya. Mengenai bazar buku dan bedah/peluncuran buku, ia menyarankan pengelola TBM dapat melakukannya dengan bekerja sama dengan penerbit, toko buku, universitas, dan sebagainya. "Yang jelas, kalian tidak bisa menjadi petugas perpustakaan di tingkat RT/RW bila hanya bermodalkan semangat. Itu tidak cukup, tapi kalian juga harus cinta kepada buku," paparnya ketika membeberkan kiat mengelola dan mengembangkan TBM. Secara terpisah, pengelola TBM Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Surabaya, Sumardiono, mengaku dirinya baru setahun menangani TBM Rusun Penjaringan, namun buku yang semula berjumlah 300-an sudah bertambah menjadi 1.000-an buku. "Caranya, saya mengajak tokoh masyarakat untuk terlibat, saya juga mengajak teman-teman yang memiliki buku bekas untuk mau mewakafkan kepada kami, bahkan saya juga mengetuk pintu pemilik toko buku. Hasilnya, lumayan," katanya. Secara terpisah, Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih SH MM mengatakan pihaknya telah membentuk 300-an TBM dengan menggaji 300-an petugas untuk mengelola TBM yang mayoritas ada di Balai RW itu. "Itu pun baru 50 persen kecamatan dan kelurahan yang tersentuh, tapi kami tidak mendiamkan para petugas perpustakaan TBM itu, karena setiap Senin selalu ada apel dan kadang-kadang ada pembekalan untuk mereka, seperti sarasehan kali ini yang mengundang Gola Gong yang biang-nya TBM itu," katanya.
Berita Terkait
USAID-PRIORITAS Jatim Dorong Perda Literasi
21 April 2016 17:27
Gola Gong Keliling Asia Kampanyekan Baca Tulis
10 Januari 2012 10:12
Sepuluh band cadas gebrak Rockin Surabaya
16 Juni 2023 15:59
Machfud-Mujiaman bentuk Satgas Gebrak antisipasi kecurangan Pilkada Surabaya
9 November 2020 11:37
Pecinta Koes Plus 15 Provinsi Gebrak Surabaya
11 Maret 2013 13:11
Grup Rock AS "Creed" Siap Gebrak Surabaya
30 Oktober 2012 19:47
SAR Surabaya tingkatkan literasi kebencanaan untuk pelajar
17 September 2025 16:42
Geosains, cara selamatkan jutaan nyawa dari gempa
23 November 2021 12:42
