Surabaya - Komoditas timah dan kakao siap memasuki lantai bursa berjangka pada tahun 2012 karena besarnya permintaan pasar nasional terhadap keduanya. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Syahrul R Sempurnajaya, menjelaskan, setiap tahun cakupan komoditas yang diperdagangkan semakin luas. "Apalagi, Indonesia adalah salah satu negara produsen utama di dunia sekaligus pemasok utama beberapa komoditas primer seperti komoditas pertanian, perkebunan, dan pertambangan," katanya, ditemui setelah Seminar Nasional Perdagangan Berjangka Komoditas, di Surabaya, Rabu. Kalau selama tahun ini, sebut dia, komoditas yang sudah masuk di bursa berjangka antara lain minyak sawit mentah "Crude Palm Oil/CPO", olein, dan emas. Ketiga komoditas tersebut juga banyak dicari oleh pasar di Bursa Berjangka. "Namun, untuk timah dan kakao keduanya tidak serta merta bisa masuk dalam Bursa Berjangka," katanya. Hal tersebut, urai dia, perlu dilakukan serangkaian kajian yang mendalam misalnya bagaimana kesiapan dunia usaha menyerap timah dan kakao yang ditawarkan. "Masuknya dua komoditas ini tidak bisa langsung meskipun ketersediaan volume keduanya di Tanah Air tidak ada masalah," katanya. Ia menambahkan, kajian terhadap timah dan kakao termasuk untuk setiap komoditas yang akan masuk di Bursa Berjangka mayoritas terealisasi selama tiga hingga enam bulan.(*)
Berita Terkait
Bahlil ungkap modus tambang timah ilegal pakai IUP pasir kuarsa-silika
24 November 2025 16:22
Kejagung ungkap Harvey Moeis telah dieksekusi penjara sejak Juli 2025
30 Oktober 2025 16:55
Sandra Dewi cabut gugatan keberatan penyitaan aset terkait kasus timah
28 Oktober 2025 10:43
Prabowo perintahkan TNI kawal jaksa sita 100.000 ha lahan sawit ilegal
16 Oktober 2025 06:08
PT Timah to operate six confiscated smelters in 2026
6 Oktober 2025 22:00
Presiden saksikan perampasan aset tambang Rp7 T
6 Oktober 2025 14:20
Prabowo gencarkan operasi nasional lawan tambang ilegal
6 Oktober 2025 13:19
Prabowo serahkan enam smelter rampasan negara ke PT Timah
6 Oktober 2025 12:16
