Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pamekasan Ahmad Kusairi mengatakan renovasi itu meliputi pembenahan infrastruktur dan pemenuhan kelengkapan sarana dan prasarana lainnya, seperti ruang ganti pemain, penambahan kamar mandi, pagar stadion, jalur evakuasi, lampu, pembuatan lintasan dan jalan lingkar.
"Dengan fasilitas yang lengkap, diharapkan bisa memacu semangat pesepakbola yang ada di Pamekasan dalam meningkatkan prestasi mereka," katanya di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu.
Kusairi menjelaskan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan merupakan stadion yang kini menjadi home base klub sepakbola Madura United FC.
Stadion sepakbola di Pamekasan itu terletak di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Stadion, yang mulai dibangun 2012 itu, memiliki luas 9.570 meter persegi dengan perincian panjang 110 meter dan lebar 87 meter.
Manajemen Madura United sempat mengajukan usulan ke Pemkab Pamekasan pada 2018 untuk mengelola stadion itu dengan pola bagi hasil dan semua perbaikan ditanggung oleh manajemen klub sepakbola tersebut. Namun usulan tersebut tidak dijawab sehingga klub itu lebih memilih sistem sewa.
"Jika stadion itu dikelola olah Madura United, maka pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk renovasi stadion, karena yang kami tawarkan adalah bagi hasil dan renovasi stadion menjadi tanggung jawab klub," kata manajer Madura United FC Ziaul Haq.
Pewarta: Abd AzizUploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.