Manager Regional Office HCML Hamim Tohari dalam keterangan persnya di Surabaya, Rabu, mengatakan program pemberdayaan masyarakat di Pulau Mandangin ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen perusahaan kepada warga terdampak melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
"Mudah-mudahan keberadaan HCML bisa memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan warga pulau Mandangin," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Mandangin, Saiful Anam, mengatakan mayoritas warga desa adalah pelaku UKM yang memproduksi olahan makanan dan pengemasan secara tradisional.
"Selama ini, mereka hanya mampu menjangkau penjualan di wilayah setempat, namun pascapelatihan oleh tenaga ahli dan konsultan bisnis, hasil produksi olahan makanan UKM Pulau Mandangin bisa bersaing di pasar bebas," katanya.
Ia mengatakan, HCML dalam program itu tidak hanya mendatangkan tenaga pengajar, melainkan juga membantu peralatan usaha mekanik untuk dikembangkan oleh sekelompok pemuda yang menyukai dunia montir.
"Keberadaan HCML untuk masyarakat Mandangin sangat bermanfaat. Perusahaan migas tersebut cukup memberikan warna baru di bidang usaha maupaun peningkatan infrastruktur di desa kami," kata Syaiful.
Pewarta: A Malik IbrahimEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026