BPJS Ketenagakerjaan Darmo dorong perusahaan bayar tepat waktu

id BPJS Ketenagakerjaan Darmo, perusahaan peserta bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Darmo dorong perusahaan bayar tepat waktu

Pencairan klaim santunan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Darmo. ANTARA/Indra

Surabaya (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo mendorong kepada perusahaan supaya membayar iuran tepat waktu, menyusul tingkat kepatuhan pembayaran masih sekitar 70 persen dari total sekitar 5.300 perusahaan yang menjadi peserta.

Kepala Kantor Cabang Surabaya Darmo,   Guguk Heru Triyoko,  Kamis mengatakan, pihaknya akan terus mengingatkan kepada perusahaan supaya mereka patuh dalam melakukan pembayaran iuran.

"Sedangkan, untuk perusahaan yang sudah patuh, tentunya kami memberikan apresiasi kepada mereka, salah satunya dengan menggelar Customer Relationship Management," katanya di Surabaya.

Ia menjelaskan, pada kegiatan Customer Relationship Management itu dihadiri 150 perusahaan platinum, dimana kegiatan itu sendiri merupakan strategi yang berorientasi pada pelanggan.

"Kami mengundang motivator Anthony Dio Martin dengan tema 'Personal Power To Success' di mana peserta diajak merencanakan, memikirkan dan mengeksekusi apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab dengan prinsip lima as yaitu kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja berkualitas," katanya.

Menurutnya, dengan komunikasi yang intens dan pelayanan prima kepada para pelaku usaha merupakan unsur terpenting di dalam Customer Relationship Management serta didukung sumber daya manusia yang mendukung keberlangsungan hubungan pelanggan perusahaan ditetapkan oleh managemen BPJS Ketenagakerjaan.

"Hal ini sebagai upaya untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi terhadap kami," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kunto Wibowo selaku Asisten Deputi Bidang Kepesertaan Skala Besar BPJS Ketenagakerjaan Pusat mengatakan pihaknya mendorong kepada masing-masing kantor cabang untuk berlomba-lomba meningkatkan kepatuhan kepada peserta dan juga perusahaan.

"Karena kami setiap tahun sejak 2017 memberikan penghargaan kepada perusahaan dan juga pemerintah daerah yang mendukung program kami. Dan penghargaan itu diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia," katanya.

Di kantor BPJS Ketenagakerjaan Darmo sampai dengan Agustus 2019, kepesertaan perusahaan aktif sebanyak 5.287 perusahaan.

Total tenaga kerja aktif untuk Penerima Upah (PU) sebanyak 132.925 tenaga kerja, untuk tenaga kerja aktif yang Bukan Penerima Upah (BPU) sebanyak 8.033 tenaga kerja dan total Proyek Jakon aktif 745 proyek.

Selain itu, juga telah dibayarkan 12.295 klaim dengan total Rp148,68 Miliar. Pembayaran tersebut terdiri dari 9.923 klaim JHT sebanyak Rp136,6 miliar, 97 klaim JKM sejumlah Rp2,8 miliar, 1.504 klaim JKK total Rp8,77 miliar dan 771 klaim JP sebesar Rp503,04 juta.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar