Surabaya (ANTARA) - Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi menilai dukungan jenama herbal Antangin hingga 2028 akan menjadi energi positif bagi tim untuk meraih prestasi tertinggi dalam kancah kompetisi sepak bola Indonesia.
"Kami bangga dengan kembalinya Antangin sebagai bagian dari keluarga besar Persebaya. Tema kampanye Pejuang Pantang Tumbang sejalan dengan semangat Wani yang selalu pantang menyerah," kata Candra dalam keterangannya di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut juga menandai kelanjutan kemitraan yang pernah terjalin pada 2017, ketika Persebaya baru kembali berkompetisi di sepak bola nasional.
Sementara itu, Senior Brand Manager PT Deltomed Laboratories Yunita Pratiwi mengaku kerja sama tersebut tidak hanya sebatas sponsor, tetapi juga bentuk dukungan terhadap semangat juang tim dan kesehatan suporter.
“Antangin dan Persebaya punya sejarah bersama. Kami percaya semangat Wani adalah cerminan nilai-nilai Antangin, yaitu Pejuang Pantang Tumbang,” ucapnya.
Antangin pertama kali menjadi sponsor Persebaya pada musim 2017, ketika klub itu berhasil menjuarai Liga 2 dan promosi ke Liga 1.
Kerja sama sempat terhenti sebelum kembali terjalin pada musim 2023/2024, saat Persebaya finis di peringkat ke-12 klasemen akhir Liga 1.
Selama periode kontrak tiga musim ke depan, logo Antangin akan terpampang di bagian depan bawah jersei Persebaya.
Selain itu, akan dilakukan aktivasi bersama di platform digital serta kolaborasi kegiatan sosial untuk suporter dan masyarakat umum.
