Permukiman dekat rumah dinas Wabup Tulungagung terbakar

id kebakaran, rumah terbakar, tulungagung,rumah terbakar tulungagung

Permukiman dekat rumah dinas Wabup Tulungagung terbakar

Petugas berupaya memadamkan api yang berkobar membakar rumah nenek Tesiawati (78) di lingkungan Kelurahan Karangwaru, Tulungagung, Sabtu (24/8/2019) (Ist)

Tulungagung (ANTARA) - Sebuah bangunan permanen dekat rumah dinas wakil bupati Tulungagung dan berada di tengah pemukiman padat penduduk, Kelurahan Karangwaru, Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu, terbakar.

Kobaran api yang telah meluluhlantakkan seluruh bangunan berikut isinya itu berhasil dipadamkan tim pasukan pemadam kebakaran setempat, kurang dua jam sejak api diketahui berkobar pada sekitar pukul 16.00 WIB.

Warga sekitar lokasi sempat dibuat was-was, karena api nyaris merembet ke bangunan lain di dekatnya.

Lokasi rumah yang terbakar itu hanya berjarak kurang 100 meter dari Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung yang ada di jalan raya nasional Yos Sudarso dan berada di lingkungan padat penduduk.

"Saat ini kami sedang melakukan pendinginan dan memeriksa bangunan sekitar untuk mengantisipasi kebakaran susulan," kata Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Tulungagung Rakidi yang dikonfirmasi di sela proses pemadamam.

Rumah yang terbakar adalah milik Tesiawati (78) yang telah lama bermukim di Kelurahan Karangwaru tersebut. Dia terkadang tinggal bersama anak dan cucunya.
Warga menyaksikan upaya PMK memadamkan api yang berkobar membakar rumah nenek Tesiawati (78) di lingkungan Kelurahan Karangwaru, Tulungagung, Sabtu (24/8/2019) (Ist)

Menurut informasi saksi, kebakaran disinyalir berasal dari aktivitas Nenek Tesiawati yang membakar sampah di halaman belakang rumah.

Sudah diingatkan untuk tidak bakar-bakar, namun yang bersangkutan mengabaikan peringatan anak dan kerabatnya.

"Tadi bakar-bakar, tapi karena tidak ada yang memantau dan ditinggal istirahat, kobaran api yang tertiup angin merembet ke bangunan dan terjadilah kebakaran ini," tutur Didik, saksi mata.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian menurut keterangan keluarga korban, mencapai sekitar Rp1 miliar. Seluruh bangunan ludes, berikut harta benda di dalamnya.

Lokasi kebakaran yang berada dekat jalan ptotokol memaksa petugas dari kepolisian dan dishub menutup akses jalur antarkota dan antarprovinsi menuju Terminal Gayatri, Tulungagung itu.

Warga juga terpantau berjubel menonton di batas garis polisi sementara dua unit mobil PMK terparkir di pintu gang menuju lokasi kebakaran. 
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar