Kapolda: ada beberapa orang yang diperiksa KPK (Video)

id Kpk, ketua umum ppp, polda jatim,ott kpk,ketua ppp kena ott,ott ketua PPP

Kapolda: ada beberapa orang yang diperiksa KPK (Video)

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. (Willy Irawan)

Tadi pagi ada yang ke sini pinjam ruangan. Ada beberapa yang diperiksa. Saya belum tau dipinjam sampai kapan
Surabaya (ANTARA) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan ada beberapa orang yang saat ini tengah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda setempat, Jumat.

Pemeriksaan itu diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy di Jawa Timur.

"Saya belum tahu (siapa saja yang diperiksa. Tapi ada beberapa orang," kata Luki Hermawan.

Luki mengatakan, sampai saat ini KPK sedang memeriksa beberapa orang tersebut di ruangan Subdit III Tipikor Polda Jatim.

"Tadi pagi ada yang ke sini pinjam ruangan. Ada beberapa yang diperiksa. Saya belum tau dipinjam sampai kapan," ujarnya.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik KPK mengamankan satu unit koper, satu kantong plastik berwarna putih berkas yang diduga barang bukti OTT tersebut dan membawanya ke mobil.

Sebelumnya KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy yang karib dengan sapaan Romi.

"Betul ada giat KPK di Jawa Timur, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Agus juga belum menyampaikan kasus apa yang menjerat Romi. "Tunggu konpers lanjutannya di KPK nanti malam atau besok pagi," ungkap Agus.

KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status orang yang diamankan dalam satu OTT.(*)

Baca juga: KPK konfirmasi penangkapan Ketum PPP
Baca juga: KPK OTT Ketum PPP di Sidoarjo
Baca juga: Kemenag Jatim klarifikasi OTT KPK
Baca juga: DPP PPP belum terima kabar resmi OTT ketua umumnya


Video Oleh Naufal Ammar & Willy Irawan
 
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar