Seorang Jurnalis Jabat PAW Komisioner KPU Tulungagung

id Kpu tulungagung, kpu, jurnalis, anam

Seorang Jurnalis Jabat PAW Komisioner KPU Tulungagung

KPU Jatim melantik M Khoirul Anam (kedua kanan) sebagai pejabt PAW KPU Tulungagung di Surabaya, Rabu (10/10) (Ist)

"PAW Suyitno Arman sudah diisi oleh Mustofa beberapa waktu yang lalu. Sedangkan PAW Mohammad Fatah Masrun baru kali ini," katanya.
Tulungagung (Antaranews Jatim) - Seorang jurnalis senior dari salah satu media televisi lokal di eks-Karesidenan Kediri Mohammad Khoirul Anam terpilih untuk mengisi jabatan pergantian antarwaktu (PAW) komisioner KPU Tulungagung yang ditinggalkan Fattah Masrun dan Suyitno Arman.

Pelantikan jabatan PAW komisioner KPU Tulungagung itu dilakukan di di gedung lantai II kantor KPU Jatim Jalan Raya Tenggilis No 1-3 Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Rabu

"Tadi pembacaan sumpah dan janji dibacakan langsung oleh ketua KPU Jatim," kata salah satu komisioner KPU Tulungagung Victor Febrihandoko di Tulungagung.

Anam yang juga aktivis Aliansi Jurnalis Independen Kota Kediri itu pada tahap penjaringan menjelang Pemilu lalu memang sempat dinyatakan lulus seleksi, namun ia berada di urutan sembilan.

Sedangkan lima terbaik paling atas (1-5), dinyatakan langsung lulus dan bisa dilantik sebagai komisioner KPU

Di akhir periode jabatan kelima komisioner di atas yang masih menyisakan kurang setahun, dua anggota mengundurkan diri. Keduanya adalah Mohammad Fatah Masrun, koordinator Divisi Teknis, dan Suyitno Arman, koordinator Divisi SDM dan Parmas.

Mohammad Fatah Masrun memilih mendaftar sebagai caleg DPRD Kabupaten Tulungagung dalam Pemilu 2019, sedangkan Suyitno Arman saat ini memilih berkarir di Bawaslu Tulungagung.

"PAW Suyitno Arman sudah diisi oleh Mustofa beberapa waktu yang lalu. Sedangkan PAW Mohammad Fatah Masrun baru kali ini," katanya.

Selain Mustofa, dua kandidat pengisi PAW di atasnya tidak mengambil kesempatan tersebut karena memilih fokus di program pendamping desa, sehingga diisi oleh Khoirul Anam yang .juga aktivis Ansor.

Victor melanjutkan meski saat ini posisi koordinator divisi teknis masih kosong, namun komisioner terlantik tidak serta merta bakal mengisi posisi tersebut.

Pasalnya, saat ini ada penyesuaian nomenklatur koordinator divisi yang baru antara KPU provinsi dengan KPU kabupaten/kota.

"Dulu jumlah komisioner KPU provinsi ada lima, nah sekarang menjadi tujuh. Sedangkan KPU kabupaten/kota tetap lima komisioner," paparnya.

Selain itu lanjut Victor, ketua KPU kabupaten/kota diharuskan juga sebagai koordinator divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga.

Sehingga dalam waktu dekat KPU Tulungagung akan melaksanakan pleno untuk menentukan koordinator divisi dari masing-masing komisioner.

"Insyaalah secepatnya, mungkin sepulang kami dari Surabaya," katanya.

Victor menambahkan, dirinya optimis pergantian nomenklatur koordinator divisi ini tidak akan mengganggu tahapan Pemilu 2019.

Pihaknya juga mengimbau kepada komisioner yang baru terlantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Mengingat saat ini proses tahapan pemilu 2019 sudah berjalan.

"Sebelumnya Mohammad Khoirul Anam adalah anggota PPK, saya yakin dia akan cepat beradaptasi," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar