Sementara ini kami siapkan dua unit sepeda motor untuk mempercepat mobilitas petugas agar segera sampai ke tempat kejadian perkara atau TKP
Surabaya (Antaranews Jatim) - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyiagakan Tim Reaksi Cepat Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), yang dibentuk secara khusus untuk segera menangani kasus kecelakaan.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan Tim Reaksi Cepat Laka Lantas ini mengendarai sepeda motor.

"Sementara ini kami siapkan dua unit sepeda motor untuk mempercepat mobilitas petugas agar segera sampai ke tempat kejadian perkara atau TKP," katanya.

Sebelumnya, dia menjelaskan, petugas meluncur ke TKP kecelakaan menggunakan roda empat, tapi kerap kali terkendala kepadatan lalu lintas. "Untuk itulah kami mendesain roda dua agar segera sampai ke TKP," ujarnya.

Rudi menegaskan, yang paling utama dalam menangani peristiwa kecelakaan adalah menyelamatkan nyawa korban. Setelah itu barulah ditangani penegakan hukumnya.

"Setiap kecelakaan lalu lintas selalu ada dua pihak yang dirugikan, yaitu dari pihak pemerintah, jika terjadi kerusakan fasilitas umum, selain itu adalah korban dari pihhak pengendara. Ini harus dilakukan investigasi secara untuk dilakukan penegakan hukum secara cermat," ucapnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Eva Guna Pan Pandia menandaskan, pihaknya sebelumnya telah memiliki tiga unit mobil yang biasa digunakan untuk meluncur ke lokasi kecelakaan.

"Untuk mempercepat gerak petugas sekarang ditambah dua unit motor agar segera sampai di TKP," katanya.

Tim Reaksi Cepat Laka Lantas Polrestabes Surabaya yang baru dibentuk ini, dia menambahkan, sifatnya hanya membantu Polsek jajaran. "Ketika terjadi kecelakaan, diharapkan wilayah Polsek terlebih dahulu yang menangani. Namun bila diperlukan bantuan, Polrestabes Surabaya akan segera mengerahkan tim untuk meluncur ke TKP," ujarnya. (*)

Pewarta: Hanif Nashrullah
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026