kenaikan penumpang kereta liburan nyepi tidak signifikan

id Penumpang KA,kereta api,stasiun madiun,daop madiun,PT KAI,penumpang nyepi, libur nyepi

kenaikan penumpang kereta liburan nyepi tidak signifikan

Sejumlah penumpang turun dari KA Brantas Tambahan di Stasiun Madiun, Kamis (28/12). Selama masa angkutan Natal 2017 da rahun baru 2018 jumlah penumaag KA meningkat signifikan. (Foto : Louis Rika) (Ilustrasi)

Madiun  (Antaranews Jatim) - PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat kenaikan jumlah penumpang kereta api di wilayah itu pada libur akhir pekan bersamaan dengan Hari Raya Nyepi 2018 tidak signifikan.

"Untuk libur Hari Raya Nyepi, tidak ada peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Semua terpantau masih datar seperti akhir pekan biasa," ujar Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Supriyanto kepada wartawan di Madiun, Sabtu.

Menurut dia, kenaikan yang tidak signifikan tersebut terpantau dari penjualan tiket, terlebih di Stasiun Madiun yang menjadi pusat dari Daop 7. Sesuai data, jumlah penumpang di Stasiun Madiun pada saat akhir pekan biasa mencapai sekitar 2.400 orang yang menggunakan jasa kereta api. "Jumlah tersebut untuk pantauan hari Sabtu dan Minggu per harinya," kata Supriyanto lebih lanjut.

Ia menilai tak adanya peningkatan penumpang yang signifikan tersebut karena posisi libur atau tanggal merah yang bertepatan dengan hari Sabtu. "Sehingga kondisinya seperti libur akhir pekan biasa. Seperti libur Sabtu dan Minggu biasanya di tiap minggu," kata dia.

Ia menjelaskan karena tidak ada peningkatan yang mencolok, PT KAI Daop 7 Madiun juga tidak akan menambah perjalanan kereta. Memang, lanjutnya, hampir semua kereta yang melintas di Daop Madiun terpantau penuh, namun demikian belum perlu dilakukan penambahan kereta.

Ia menambahkan kalaupun terjadi peningkatan, secara umum peningkatan penumpang tersebut tidak setinggi pada saat libur Idul Fitri, Natal dan tahun baru. (*)
 
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar