Listrik Kawasan Gili Ketapang Kini Nyala 24 Jam

id PLN Jatim, Gili Ketapang,Listrik Menyala,listrik gili

Listrik Kawasan Gili Ketapang Kini Nyala 24 Jam

ILUSTRASI - Pekerja memasang instalasi listrik di menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di arteri Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (26/10). Antara jatim/Umarul Faruq/zk/16 ()

Sebelumnya dengan kapasitas 2x400 kW masyarakat hanya dapat menikmati listrik selama 12 jam
Surabaya (Antaranews Jatim) - PLN Distribusi Jawa Timur melakukan penambahan daya listrik bagi masyarakat Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dari 2x400 kW menjadi 3x500 kW melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Dwi Kusnanto di Surabaya, Kamis mengatakan dengan adanya penambahan daya, masyarakat dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh usai diresmikannya PLTD berkapasitas 3x500 kW.

Sebelumnya, kata Dwi, dengan kapasitas 2x400 kW masyarakat hanya dapat menikmati listrik selama 12 jam.

"Penerangan 24 jam ini sebagai wujud nyata PLN untuk menerangi negeri, dan kami hadir untuk mendukung pemerataan pembangunan dan mendorong perekonomian masyarakat sekitar," kata Dwi.

Ia mengatakan, penambahan daya oleh tim PLN Rayon Probolinggo Area Pasuruan dilakukan dengan perjuangan keras selama kurun waktu tujuh bulan.

Melalui pembangunan PLTD berkapasitas 3x500 kW, kemudian Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 2.400 kms, serta membangun Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 4.400 kms, tujuannya untuk dapat menyalurkan aliran listrik kepada 2.400 pelanggan yang telah ada di Gili Ketapang.

"Kini, Pulau Gili Ketapang dapat menikmati listrik selama 24 jam dan aliran ini diharapkan mampu mendorong ekonomi, karena memiliki potensi wisata pantai dan `snorkeling` yang indah," tuturnya.

Di sisi lain, kata Dwi, dengan kapasitas PLTD yang cukup memadai, PLN mampu melayani potensi 600 pelanggan yang belum teraliri listrik di pulau itu, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati listrik dari PLN.

Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar