Madiun (Antara Jatim) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur mengirim sejumlah relawan ke Kabupaten Pacitan guna membantu penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut.
"Kota Madiun salah satu tetangga daerah terdekat. Sudah seharusnya turut membantu. Di sana bisa membantu evakuasi korban, dapur umum, hingga penanganan pengungsi," ujar Sekretaris Daerah Kota Madiun Maidi, Rabu.
Adapun tim yang berangkat berjumlah belasan petugas. Mereka gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun.
Dalam kesempatan itu, petugas juga membawa satu unit mobil ambulans yang dilengkapi dengan peralatan kedaruratan serta bantuan logistik. Mulai pakaian pantas pakai, bahan makanan siap saji, dan obat-obatan. Selain membawa ambuans, tim juga membawa satu unit mobil untuk mengangkut bantuan logistik.
Koordinator petugas PMI Kota Madiun Yulius, menyatakan sesuai renana, relawan yang berangkat tersebut akan bergabung dengan relawan dari daerah lain saat di Pacitan.
Timnya juga menuju kantor PMI Pacitan untuk koordinasi lebih lanjut. Setelah itu, tim akan terbagi dalam beberapa tindakan penangan. Mulai evakuasi, dapur umum, hingga penanganan korban selamat. Bukan hanya merawat korban luka, petugas juga menangani dampak psikis, utamanya korban anak-anak.
"Prinsipnya petugas siap membantu di lapangan. Tinggal nanti apa yang dibutuhkan dan melihat kondisi di sana," kata Yulius.
Selain relawan yang berangkat pada hari Rabu (29/11), sejumlah tim relawan lainnya dari BPBD Kota Madiun ada yang sudah berangkat pada Selasa (28/11) malam.
Kepala BPBD Kota Madiun Budi Hariono mengatakan, meski sejumlah tim ada yang terjebak longsor di Ponorogo saat berangkat ke Pacitan pada Selasa malam, kini tim sudah bergabung dengan petugas BPBD setempat.
"Tim berangkat terbagi. Ada yang Selasa malam dan ada yang Rabu. Tetapi yang terpenting mereka sudah di lokasi untuk membantu penanganan korban," kata Budi.
Sementara, informasi terbaru menyebutkan bahwa banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan, telah berangsur surut, walau di beberapa titik masih tergenang. Meski telah surut, tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, relawan, TNI/Polri maupun warga terus terfokus melakukan kegiatan tanggap darurat bencana seperti melakukan pencarian korban hilang, evakuasi korban tewas, dan lainnya. (*)
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.